• Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman
  • Kontak
Jumat, 24 Juli 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
Mata Kalteng
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini
Mata Kalteng
  • News
  • Daerah
  • Legislatif
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom

Beranda » Pengembangan Sektor Pariwisata Tak Hanya Dongkrak PAD

Pengembangan Sektor Pariwisata Tak Hanya Dongkrak PAD

Kamis, 26 Maret 2026
in Kotawaringin Timur
A A
Foto:Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Ramadansyah.

Foto:Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Ramadansyah.

Share on FacebookShare on Twitter

SAMPIT – Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Ramadansyah, menilai pengembangan sektor pariwisata di daerah tidak semata-mata berorientasi pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), tetapi juga sebagai upaya menyediakan ruang rekreasi yang layak bagi masyarakat.

“Wisata ini tidak hanya mengejar sektor PAD saja, tetapi bagaimana memberikan tempat untuk berlibur dan berwisata bagi masyarakat. Karena sektor PAD sendiri di kepariwisataan itu pertama adalah retribusi, yang kedua pajak hiburan, termasuk juga PBB di tempat-tempat wisata. Itu sumber-sumber PAD kita,” ujar Ramadansyah, Kamis, 26 Maret 2026.

Baca juga berita lainnya

Krisis Air Bersih di Teluk Sampit, Wabup Kotim Turun Langsung Pastikan Distribusi Berjalan

HANI 2026 Jadi Momentum Perkuat Sinergi, BNNK Kotim Fokus Lindungi Generasi Muda

HANI 2026, Pemkab Kotim Tegaskan Komitmen Wujudkan Daerah Bersih dari Narkoba

BPBD Kotim Padamkan Karhutla di Perumahan CMDP, Api Melalap 1 Hektare Lahan Gambut

Ia menjelaskan, kontribusi sektor pariwisata terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di Kotim saat ini masih tergolong kecil. Padahal, sektor ini memiliki cakupan luas yang tidak hanya meliputi destinasi wisata, tetapi juga perhotelan serta penyediaan makan dan minum.

Menurutnya, pengembangan destinasi wisata buatan menjadi salah satu solusi untuk mendorong peningkatan kontribusi sektor tersebut. Hal ini mengingat keterbatasan objek wisata yang tersedia saat ini belum mampu memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus mendongkrak PAD secara signifikan.

“Memang sektor pariwisata itu termasuk juga perhotelan, penyediaan makan minum, itu juga termasuk sektor pariwisata. Kita berharap ada tempat-tempat wisata buatan yang bisa memberikan dampak terhadap penerimaan PAD, karena saat ini tempat wisata untuk masyarakat masih kurang,” jelasnya.

Ramadansyah mencontohkan potensi pemanfaatan danau bekas galian C yang dinilai memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata menarik apabila dikelola dengan baik dan profesional.

“Contoh kita melihat danau bekas galian C, kalau dikelola sebenarnya bisa bagus. Ini harapan kita kalau ada investor yang mau mengelolanya menjadi tempat wisata yang dikelola secara resmi,” katanya.

Lebih lanjut, ia memaparkan bahwa sumber PAD dari sektor pariwisata tidak hanya berasal dari retribusi, tetapi juga dari pajak-pajak yang melekat pada aktivitas wisata, terutama untuk objek yang dikelola pihak swasta seperti kawasan wisata di Pantai Ujung Pandaran.

“Retribusi pariwisata itu merupakan layanan yang diberikan pemerintah. Kalau wisata di Ujung Pandaran itu kebanyakan milik swasta, pemerintah mendapatkan dari 10 persen pondok wisata, kemudian PBB, pajak makanan dan restoran kalau ada, serta pajak parkir,” ungkapnya.

Ia menambahkan, semakin banyak fasilitas pendukung seperti penginapan di suatu kawasan wisata, maka potensi pajak yang diperoleh daerah juga akan meningkat. Namun, tingkat hunian yang tidak selalu penuh menjadi tantangan tersendiri dalam optimalisasi pendapatan.

Selain itu, sistem perhitungan kunjungan wisatawan yang masih berbasis kendaraan juga turut mempengaruhi besaran pendapatan yang diperoleh, karena tidak dihitung berdasarkan jumlah individu pengunjung.

Ramadansyah mengakui, saat ini penerimaan retribusi dari objek wisata yang dikelola langsung oleh pemerintah daerah masih sangat kecil, bahkan hanya berkisar sekitar Rp3 juta per tahun. Kondisi ini menjadi perhatian serius bagi pihaknya untuk mencari skema pengelolaan yang lebih optimal.

“Kalau retribusi yang diterima pemerintah daerah saat ini yang dikelola oleh Dinas Pariwisata itu masih kecil, sekitar 3 jutaan saja per tahun. Makanya kita berharap nanti akan kita upayakan, kita pelajari pengelolaan oleh pihak ketiga seperti apa, KSO-nya seperti apa, supaya itu bisa jadi PAD,” tegasnya.

Ia juga menyoroti keterbatasan jumlah destinasi wisata yang belum sebanding dengan jumlah penduduk di Kotim. Oleh karena itu, pengembangan sektor ini dinilai perlu mendapat perhatian lebih serius agar mampu memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi daerah.

Dengan berbagai potensi yang dimiliki, Ramadansyah berharap ke depan sektor pariwisata di Kotim dapat berkembang lebih pesat, tidak hanya sebagai sumber pendapatan daerah, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

(dia/matakalteng)

Share2Tweet1SendShareShareSendScan
ad-space
Previous Post

Dampak Kenaikan BBM Diantisipasi, Daerah Fokus Jaga Distribusi dan Tekan Inflasi

Next Post

Arah Pembangunan 2027 Kotim Ditegaskan, Fokus Infrastruktur hingga Pengentasan Kemiskinan

Berita Terkait

Kotawaringin Timur

Krisis Air Bersih di Teluk Sampit, Wabup Kotim Turun Langsung Pastikan Distribusi Berjalan

Kamis, 23 Juli 2026
Kotawaringin Timur

HANI 2026 Jadi Momentum Perkuat Sinergi, BNNK Kotim Fokus Lindungi Generasi Muda

Kamis, 23 Juli 2026
Kotawaringin Timur

HANI 2026, Pemkab Kotim Tegaskan Komitmen Wujudkan Daerah Bersih dari Narkoba

Kamis, 23 Juli 2026
Kotawaringin Timur

BPBD Kotim Padamkan Karhutla di Perumahan CMDP, Api Melalap 1 Hektare Lahan Gambut

Kamis, 23 Juli 2026
Kotawaringin Timur

Tani Merdeka Kotim Ditargetkan Bangun Jaringan hingga Desa, Fokus Kawal Persoalan Petani

Rabu, 22 Juli 2026
Kotawaringin Timur

Pasar Rakyat Dituntut Beradaptasi di Tengah Perubahan Perdagangan, APPSI Kalteng Bahas Strategi Penguatan Pedagang

Selasa, 21 Juli 2026
Load More
Next Post

Arah Pembangunan 2027 Kotim Ditegaskan, Fokus Infrastruktur hingga Pengentasan Kemiskinan

Penyaluran Bansos Diperketat, Wajib Melalui Perencanaan Berjenjang

Akses Listrik Desa Dipercepat, 14 Wilayah di Kotim Ditarget Teraliri Tahun 2026

Peringati HUT ke 31, Polda Kalteng Gelar Ziarah dan Tabur Bunga di TMP Sanaman Lampang

Laka Lantas Turun Selama Ops Ketupat 2026, Polda Kalteng Perkuat Pengawasan Arus Balik

Discussion about this post

Banner

PILIHAN EDITOR

HANI 2026, Pemkab Kotim Tegaskan Komitmen Wujudkan Daerah Bersih dari Narkoba

Kamis, 23 Juli 2026

BPBD Kotim Padamkan Karhutla di Perumahan CMDP, Api Melalap 1 Hektare Lahan Gambut

Kamis, 23 Juli 2026

Tabligh Akbar Bersama Ning Umi Laila, Irawati Ajak Masyarakat Perkuat Iman dan Ukhuwah Islamiyah

Selasa, 21 Juli 2026

Kotim Sepakati Raperda Penanganan Kawasan Kumuh, Perkuat Dasar Hukum Penataan Permukiman

Senin, 20 Juli 2026

PAN Kotim Tancap Gas Usai Terima SK, Abdul Hafid Bidik Tambah Kursi DPRD dan Perkuat Ranting

Minggu, 19 Juli 2026

Kotim Siaga Ganda Hadapi Karhutla dan Kekeringan, Dampaknya Mengancam Kesehatan dan Pertanian

Rabu, 15 Juli 2026

  • Hakim Nyatakan Penangkapan Tidak Sah, Rudiyanto Resmi Bebas dari Tahanan

    12235 shares
    Share 4894 Tweet 3059
  • TPP Bukan Hak bagi ASN

    5952 shares
    Share 2381 Tweet 1488
  • Ini Jadwal Libur Siswa saat Bulan Ramadhan

    4269 shares
    Share 1708 Tweet 1067
  • 317.000 Hektare Kebun Sawit Behasil Disita Satgas PKH

    3807 shares
    Share 1523 Tweet 952
  • Satgas PKH Dari Jakarta Akan Mendarat di Sampit, Tinjau Penyitaan Lahan Perusahaan Nakal

    3618 shares
    Share 1447 Tweet 905
  • Kunjungi Kalteng, Kasum TNI Pantau Langsung Penyitaan Lahan Satgas Garuda di Kotim

    2790 shares
    Share 1116 Tweet 698
  • PT HMBP dan Polda Kalteng Didenda Rp 335 Juta

    2367 shares
    Share 947 Tweet 592
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman
  • Kontak
COPYRIGHT © 2018-2023 MATA KALTENG. ALL RIGHT RESERVED.
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK.
TENTANG KAMI  |  PEDOMAN  |  DISCLAIMER
KEBIJAKAN PRIVASI  |  KONTAK
© 2018-2023 MATA KALTENG. ALL RIGHT RESERVED.
PT RAJA DIGITAL MEDIA
JL. BUMI RAYA I, PERUM.ZAHRANA, RT.01/RW.01
KEL. BAAMANG BARAT, KEC. BAAMANG
SAMPIT, KOTAWARINGIN TIMUR, KALIMANTAN TENGAH
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini

COPYRIGHT © 2018-2023 MATA KALTENG
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK