SAMPIT – Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Siti Fauziah mengingatkan para wartawan di daerah itu untuk mempersiapkan diri mengikuti dua agenda besar yang akan digelar organisasi tersebut sepanjang 2026, yakni Uji Kompetensi Wartawan (UKW) dan Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK).
“Pada tahun ini ada dua agenda besar yang akan segera kita laksanakan. Yang pertama mungkin sekitar Mei atau Juni 2026 kita akan mengadakan kegiatan Uji Kompetensi Wartawan dan juga Orientasi Kewartawanan. Jadi ada dua event dalam satu momentum,” ujar Siti Fauziah, Minggu 15 Maret 2026.
Ia berharap para wartawan yang belum mengikuti UKW maupun OKW dapat memanfaatkan kesempatan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi momentum penting bagi wartawan untuk meningkatkan kapasitas dan jenjang kompetensi profesi.
“Saya harapkan teman-teman yang masih belum mengikuti UKW dan OKW nanti bisa ikut semua. Baik yang belum pernah untuk mengikuti UKW Muda, yang sudah Muda mungkin sudah waktunya meningkatkan menjadi Madya segera saja diikuti. Kemudian yang Madya ikut Utama juga bisa segera didaftarkan nanti,” katanya.
Siti Fauziah menjelaskan bahwa jumlah peserta dalam kegiatan tersebut terbatas. Oleh karena itu, pihaknya akan memprioritaskan anggota maupun calon anggota PWI yang berada di Kabupaten Kotim. “Karena pendaftaran kita pesertanya terbatas, kita utamakan untuk anggota atau calon anggota yang ada di Kabupaten Kotim. Kegiatan itu sebenarnya kita buka untuk Kalteng, tetapi kita utamakan dulu teman-teman di Kotim,” jelasnya.
Ia menambahkan, pendaftaran kegiatan tersebut nantinya hanya akan dibuka dalam waktu singkat karena harus menyesuaikan dengan jadwal penguji yang dikoordinasikan bersama PWI Provinsi Kalimantan Tengah dan PWI Pusat.
“Waktunya tetap ada batasan karena kita harus koordinasi juga dengan PWI provinsi dan pusat terkait dengan penguji dan lain-lain. Jadi pendaftaran nanti mungkin hanya dibuka selama 10 hari. Saya harap teman-teman memanfaatkan waktu itu dengan baik jangan sampai ada yang ketinggalan,” ujarnya.
Menurutnya, pelaksanaan UKW di Sampit akan memberikan keuntungan bagi wartawan setempat karena tidak perlu mengikuti kegiatan di luar daerah sehingga dapat menghemat biaya. “Ini momen yang baik untuk kawan-kawan mengikuti UKW tanpa harus kita keluar kota, sehingga kita juga bisa berhemat biaya karena tidak perlu harus menyewa tempat tinggal ataupun transport dari Sampit ke Palangka Raya atau daerah lainnya,” tuturnya.
Selain agenda peningkatan kompetensi wartawan, PWI Kotim juga akan mempersiapkan keikutsertaan pada Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) tingkat Provinsi Kalimantan Tengah yang direncanakan digelar sekitar Oktober atau akhir 2026.
“Agenda berikutnya tahun ini yang juga akan digelar PWI Kotim perlu juga saya ingatkan ke kawan-kawan adalah mungkin sekitar Oktober 2026 atau di akhir tahun akan ada kegiatan Pekan Olahraga Wartawan Daerah atau Porwada tingkat Provinsi Kalimantan Tengah,” katanya.
Ia meminta Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) PWI Kotim untuk mulai mengakomodasi para wartawan yang akan mengikuti ajang tersebut melalui proses seleksi dan latihan sejak dini. “Nanti rekan-rekan di SIWO saya berharap segera mengakomodir teman-teman, mulai seleksi dan latihan tersebut. Tentunya saya berharap kita bisa mendapatkan prestasi yang lebih baik daripada tahun sebelumnya,” ujarnya.
Siti Fauziah mengungkapkan, pada Porwada beberapa tahun lalu PWI Kotim mampu meraih sejumlah medali emas. Ia berharap pada pelaksanaan tahun ini jumlah prestasi tersebut dapat meningkat.
“Tiga tahun yang lalu kita bisa mengumpulkan beberapa medali emas. Harapannya di Porwada tahun ini nanti kita bisa menambah medali emas kita dan atlet kita bisa terpilih untuk mewakili Provinsi Kalimantan Tengah mengikuti Pekan Olahraga Wartawan Nasional tahun depan yang rencananya akan digelar di Lampung,” pungkasnya.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post