SAMPIT – Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor menyatakan kehadiran prajurit Yonif 923/Mentaya di Kota Sampit menjadi energi baru bagi percepatan pembangunan daerah yang memiliki wilayah sangat luas. Hal tersebut disampaikannya saat acara penyambutan anggota Yonif 923/Mentaya di Gedung Expo depan Stadion 29 Nopember Sampit.
“Saya atas nama pemerintah daerah dan juga seluruh masyarakat Kabupaten Kotim mengucapkan selamat datang kepada Yonif 923 Mentaya yang pada pagi hari ini secara resmi kita terima menjadi warga Kabupaten Kotim, karena mereka bertugas di Yonif 923 Mentaya yang ditempatkan di Kota Sampit. Tentunya kami pemerintah daerah sangat gembira dan berbahagia sekali dengan adanya pertambahan prajurit ini,” kata Halikinnor, Jumat 13 Maret 2026.
Menurutnya, kehadiran pasukan tersebut tidak hanya memperkuat pertahanan negara, tetapi juga akan memberi kontribusi nyata bagi pembangunan daerah, terutama karena di dalam satuan tersebut terdapat berbagai kompi dengan keahlian khusus.
“Kita membangun daerah ini membutuhkan tenaga-tenaga yang tadi disampaikan juga ada beberapa kompi yang mempunyai keahlian tersendiri, ada konstruksi, peternakan, perikanan dan pertanian. Ketahanan pangan semuanya ada di dalamnya,” ujarnya.
Ia juga menyinggung komitmen Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam memperkuat ketahanan negara melalui pembentukan unit-unit teritorial di daerah.
“Presiden kita Bapak Prabowo Subianto sering menyampaikan bahwa Indonesia ini masih lemah dalam ketahanan negara. Karena itu beliau bertekad bagaimana di setiap kabupaten minimal ada kompi atau unit seperti ini untuk memperkuat pertahanan negara kita,” ucapnya.
Lebih jauh Halikinnor menjelaskan, keberadaan Yonif 923/Mentaya diharapkan dapat berkolaborasi dengan pemerintah daerah dan aparat lainnya, terutama dalam mendukung pembangunan infrastruktur hingga membuka akses wilayah terpencil.
“Mereka bisa berkolaborasi dengan aparat yang ada termasuk pemerintah daerah, membangun ketahanan pangan dan juga membantu membuka jalan baru untuk menembus daerah-daerah terisolasi ke desa-desa terpencil. Banyak hal yang bisa diperbuat karena kita sangat membutuhkan sumber daya manusia,” jelasnya.
Ia menambahkan, luas wilayah Kotim yang sangat besar membuat kebutuhan tenaga pembangunan menjadi sangat penting. Terutama Kabupaten Kotim merupakan Kabupaten terluas di Kalimantan Tengah dan memiliki penduduk terbanyak pula.
“Kabupaten Kotim ini sangat luas, kurang lebih satu setengah kali Provinsi Jawa Timur. Satu kabupaten luasnya segitu, kalau di Jawa itu sudah beberapa kabupaten. Tentunya ini membutuhkan sumber daya manusia,” ungkapnya.
Di akhir pernyataannya, Halikinnor kembali menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat dan TNI karena telah menempatkan Yonif 923/Mentaya di Sampit. Ia optimistis prajurit yang bertugas dapat beradaptasi dengan masyarakat serta bersinergi membangun daerah.
“Sekali lagi saya berterima kasih karena ditempatkan di Kota Sampit. Saya yakin dan percaya mereka bisa beradaptasi dan bersinergi dengan pemerintah daerah untuk membangun Kabupaten Kotim yang lebih baik dan lebih maju lagi,” tandasnya.
(dia/matakalteng)





















Discussion about this post