SAMPIT – Hujan gerimis yang turun Rabu malam, 7 Januari 2026, sama sekali tidak menyurutkan semangat ribuan warga yang memadati Stadion 29 November Sampit. Mereka rela bertahan demi menyaksikan penampilan penyanyi nasional Juan Reza dalam panggung hiburan Sampit Expo, rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-73 Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).
Sejak awal tampil, Juan Reza langsung membakar suasana. Dentuman musik berpadu dengan teriakan penonton menciptakan atmosfer pesta rakyat yang hangat meski cuaca tak sepenuhnya bersahabat.
Ribuan penonton ikut bernyanyi dan bergoyang, menjadikan hujan hanya sebagai latar yang menambah kesan dramatis penampilan malam itu.
Interaksi Juan Reza dengan penonton menjadi salah satu momen paling berkesan.
Dari atas panggung utama, ia beberapa kali menyapa dan mengajak penonton berkomunikasi langsung.
“Selamat ulang tahun Kotim,” ucap Juan Reza, yang langsung disambut sorak sorai meriah dari seluruh penjuru stadion.
Sejumlah lagu andalan yang telah dikenal luas dibawakan dengan penuh energi. Irama cepat dan nuansa ceria membuat penonton larut dalam euforia, seolah melupakan gerimis yang terus turun.
Panggung Sampit Expo berubah menjadi lautan manusia yang menari bersama, menegaskan bahwa hiburan malam itu benar-benar menjadi magnet utama perayaan HUT Kotim.
Juan Reza sendiri dikenal sebagai penyanyi sekaligus penulis lagu asal Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT). Namanya melejit setelah lagu Pica Pica viral di berbagai platform media sosial dan menjadi latar musik favorit konten kreatif. Popularitas tersebut terus menguat, terutama di kalangan generasi muda.
Selain Pica Pica, Juan Reza juga memiliki sejumlah lagu lain yang tak kalah digemari, seperti Tabola Bale Nona NTT, Nyong Timur, dan karya-karya lainnya yang kerap menghiasi jagat media sosial. Lagu-lagu tersebut dikenal dengan karakter musik yang enerjik dan mudah diterima berbagai kalangan.
Keunikan Juan Reza terletak pada kemampuannya memadukan unsur budaya Indonesia Timur dengan sentuhan musik modern. Penggunaan bahasa daerah, identitas kultural, beat yang danceable, serta lirik sederhana yang mudah diingat menjadi ciri khas yang membuat setiap penampilannya terasa hidup dan dekat dengan penonton.
Penampilan Juan Reza di Stadion 29 November Sampit pun menjadi salah satu puncak hiburan paling berkesan dalam rangkaian HUT ke-73 Kotawaringin Timur. Di bawah gerimis hujan dan gemerlap lampu panggung, konser tersebut sukses menegaskan semangat kebersamaan dan kegembiraan dalam pesta rakyat yang digelar Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur.
Bahkan salah seorang penonton mengatakan dirinya sejak sore sudah menunggu penampilan Juan Reza, meski penampilan di jadwalkan malam hari.
“Saya sengaja datang lebih awal agar kebagian tempat parkir, karena kalau sudah malam pasti padat dan parkirnya cukup jauh dari Stadion,”ungkapnya.
Dirinya berharap di tahun 2026 ini pemerintah lebih banyak menyuguhkan hiburan bagi warga Kotim, terutama mendatangkan artis-artis ibu kota atau yang sedang viral di media sosial.
(dia/matakalteng)




















Discussion about this post