SAMPIT – Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, Bina Konstruksi, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (SDABMBKPRKP) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Mentana Dhinar Tistama, menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengoptimalkan seluruh sumber daya dan anggaran yang ada untuk mendukung peningkatan kualitas infrastruktur, khususnya dalam pengendalian banjir dan pemeliharaan fasilitas umum di wilayah perkotaan maupun pedesaan.
“Kami akan optimalkan dengan sumber daya yang ada dan anggaran yang tersedia. Misalnya, kita fokus pada pemeliharaan jalan, drainase, dan taman. Semua itu kami maksimalkan agar hasilnya benar-benar bisa dirasakan masyarakat,” ujar Mentana, Selasa 21 Oktober 2025.
Ia menyebutkan, dalam waktu dekat sejumlah alat berat baru akan tiba untuk memperkuat kemampuan dinas dalam melaksanakan pekerjaan lapangan, terutama yang berkaitan dengan pemeliharaan dan perbaikan infrastruktur. Dengan tambahan peralatan tersebut, diharapkan kinerja pemeliharaan dapat berjalan lebih cepat dan efisien.
“Dalam waktu dekat ini alat kami akan datang, dan itu akan sangat membantu meningkatkan kemampuan kita di lapangan, khususnya dalam pemeliharaan drainase, jalan, dan fasilitas lainnya,” jelasnya.
Menurut Mentana, pengendalian banjir menjadi salah satu prioritas utama Dinas SDABMBKPRKP. Program ini juga merupakan bagian penting dari visi dan misi Bupati Kotim yang menekankan peningkatan kenyamanan dan keselamatan warga melalui infrastruktur yang lebih baik.
“Prioritas utama kami adalah pengendalian banjir. Itu juga menjadi prioritas dari visi dan misi Bupati Kotim. Kami bekerja setiap hari untuk memastikan sistem drainase berfungsi baik, terutama di gang-gang kecil dan area yang rawan genangan,” ujarnya.
Ia menambahkan, tim lapangan dinas setiap hari melakukan kegiatan pemeliharaan, termasuk pembersihan drainase dan perbaikan saluran air yang tersumbat. Langkah ini dilakukan agar aliran air tetap lancar, sehingga potensi banjir akibat curah hujan tinggi bisa diminimalkan. “Tenaga lapangan kami setiap hari bekerja di lapangan, baik di dalam kota maupun di luar kota. Mereka membersihkan saluran, memperbaiki drainase, dan memastikan tidak ada penyumbatan yang bisa menyebabkan genangan,” jelasnya.
Selain fokus pada drainase, Dinas SDABMBKPRKP juga terus melakukan perawatan rutin terhadap taman kota dan ruang terbuka publik agar tetap nyaman dan menarik bagi masyarakat. “Kami juga melakukan pemeliharaan taman-taman kota. Selain fungsinya sebagai ruang hijau, taman ini juga mencerminkan wajah kota yang bersih dan tertata,” katanya.
Mentana menegaskan, dengan segala keterbatasan anggaran, pihaknya tetap berkomitmen memberikan hasil kerja terbaik. Ia berharap dukungan semua pihak, termasuk masyarakat, dalam menjaga kebersihan lingkungan agar program pengendalian banjir dan perbaikan infrastruktur bisa berjalan optimal.
“Kalau semua pihak ikut berperan, terutama masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah ke saluran air, tentu upaya kita akan lebih efektif. Karena pengendalian banjir itu tidak hanya soal infrastruktur, tapi juga perilaku bersama,” tutupnya.
(dia/matakalteng)





















Discussion about this post