SAMPIT – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) terus memperkuat kesiapsiagaan dan keselamatan personel dengan melengkapi alat pelindung diri (APD) serta menambah kekuatan di sejumlah sektor lapangan.
Hal ini disampaikan Plt Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Kotim, Atimaraahini, yang menegaskan bahwa kelengkapan APD menjadi salah satu prioritas utama dalam mendukung tugas pemadaman dan penyelamatan di lapangan.
“Untuk APD sekarang sudah komplit. Pemerintah daerah melalui Pak Bupati sudah menganggarkan di tahun ini. Waktu kita simulasi pada 2024, Pak Bupati sangat antusias dan hadir langsung melihat kondisi di lapangan. Karena kalau kita tidak menggunakan APD, otomatis bisa mengganggu keselamatan saat bertugas,” kata Atimaraahini, Kamis 9 Oktober 2025.
Ia menjelaskan, tahun ini pihaknya mendapatkan tambahan sebanyak 40 set APD lengkap, termasuk sepatu pelindung. Dengan kelengkapan tersebut, personel Damkar Kotim kini lebih siap menghadapi berbagai situasi darurat, baik di kawasan perkotaan maupun pedesaan.
“Kami memiliki total 99 personel, baik tenaga honorer maupun PNS, yang siap siaga di lapangan,” ujarnya.
Atimaraahini menambahkan, Damkar Kotim juga telah memiliki enam sektor pelayanan yang tersebar di berbagai wilayah strategis. Enam sektor tersebut berada di Kecamatan Telawang, Parenggean, Cempaga Hulu, Desa Samuda, Desa Eka Bahurui, serta sektor baru di Kecamatan Kota Besi.
“Setiap sektor ditempatkan tiga orang personel, terdiri dari satu danpos, satu fighter atau penyerang, dan satu sopir. Semua unit di sektor juga telah dilengkapi kendaraan operasional,” terangnya.
Selain itu, seluruh petugas di sektor sudah dibekali sertifikat pemadam kebakaran tingkat 1, sebagai bentuk profesionalisasi tenaga pemadam di daerah. Namun, masih ada empat personel baru yang belum bersertifikat karena baru diangkat melalui jalur PPPK dan satu tenaga analis.
“Kami upayakan tahun depan mereka juga sudah memiliki sertifikat. Itu penting supaya mereka memahami betul tugas dan tanggung jawabnya di lapangan,” tegas Atimaraahini.
Ia menegaskan, dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah, Dinas Damkar dan Penyelamatan Kotim akan terus memperkuat kapasitas personel, fasilitas, dan sistem tanggap darurat.
“Harapan kami, Damkar semakin siap, cepat, dan tangguh menghadapi segala bentuk ancaman kebakaran maupun penyelamatan masyarakat di wilayah Kotim,” pungkasnya.
(dia/matakalteng)





















Discussion about this post