SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menggelar acara pelepasan Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang memasuki masa purna tugas dengan suasana penuh haru dan rasa syukur, Senin 30 Juni 2025. Sebanyak 42 orang PNS dilepas secara resmi oleh Bupati Kotim Halikinnor. Mereka terdiri dari 23 orang dengan TMT 1 Juli 2025 dan 19 orang dengan TMT 1 Agustus 2025.
Dalam sambutannya, Halikinnor menyampaikan penghargaan dan terima kasih sebesar-besarnya atas pengabdian para ASN yang telah menuntaskan masa baktinya. Ia menyebut mereka sebagai sosok-sosok teladan yang turut menjadi pondasi kemajuan daerah.
“Pengabdian yang telah Bapak dan Ibu jalani bukan hanya dalam bentuk pekerjaan administratif semata, melainkan juga wujud nyata dari komitmen, keteladanan, dan semangat pelayanan kepada masyarakat. Saya percaya setiap langkah, pikiran, dan tenaga yang telah Bapak/Ibu curahkan menjadi bagian dari kemajuan Kotim yang kita cintai ini,” ujar Halikinnor, Senin 30 Juni 2025.
Ia mengakui bahwa perjalanan sebagai abdi negara tidak selalu mudah. Banyak tantangan yang harus dihadapi, namun kesabaran dan keikhlasan para PNS menjadi kunci dalam menjalankan tugas dengan baik hingga akhir masa kerja.
Lebih lanjut, Halikinnor mengingatkan bahwa masa pensiun bukanlah akhir dari pengabdian. Sebaliknya, ia menyebut fase ini sebagai awal dari kehidupan baru yang penuh peluang dan kedamaian bersama keluarga tercinta.
“Pensiun bukan akhir dari segalanya. Ini adalah fase baru, penuh kesempatan untuk menikmati hidup bersama keluarga, dan bahkan mengabdi dalam bentuk lain di tengah masyarakat. Kami berharap Bapak/Ibu tetap menjadi panutan dan cahaya inspirasi di lingkungan masing-masing,” katanya.
Ia juga menyampaikan bahwa meskipun secara kedinasan telah berpisah, tali silaturahmi tidak boleh terputus. Pemerintah daerah akan selalu mengenang kontribusi para pensiunan yang dinilai sangat berharga bagi perjalanan birokrasi dan pelayanan publik di Kotim.
“Kami akan merindukan canda, nasihat, dan kehangatan yang Bapak/Ibu bawa setiap harinya. Meski kini memasuki masa purna tugas, kami berharap hubungan persaudaraan yang terjalin selama ini tetap erat,” tambahnya.
Di akhir sambutannya, Halikinnor menyampaikan doa terbaik bagi seluruh ASN yang dilepas, agar selalu dalam lindungan Allah SWT, diberi kesehatan, kekuatan, dan kebahagiaan menjalani masa pensiun dengan penuh berkah.
“Kami doakan semoga hari-hari ke depan dipenuhi kedamaian, keberkahan, dan waktu berkualitas bersama keluarga tercinta,” pungkasnya.
Salah satu ASN yang dilepas, Alfian, yang terakhir menjabat sebagai guru di SDN 7 Ketapang, turut menyampaikan kesan mendalamnya. Ia telah mengabdi selama 40 tahun, termasuk pernah menjabat sebagai kepala sekolah selama 8 tahun di wilayah Kotim.
“Alhamdulillah, selama saya menjadi ASN, banyak manfaat yang saya rasakan, terutama melalui diklat-diklat yang saya ikuti, seperti diklat kepala sekolah dan penguatan kepala sekolah dari Kementerian Pendidikan. Saya mengikuti penguatan tersebut selama satu minggu dan memperoleh hasil amat baik,” tutur Alfian.
Ia juga menyampaikan harapannya agar dunia pendidikan di Kotim semakin maju dan mampu memotivasi anak-anak menjadi generasi yang cerdas dan berbudi luhur. Meski telah pensiun, Alfian berkomitmen tetap aktif di tengah masyarakat melalui kegiatan sosial.
“Insyaallah, setelah pensiun saya akan lebih aktif dalam kegiatan Komunitas 1000 Berkah. Saya sudah bergabung selama enam tahun, dan kami fokus membantu masyarakat, terutama korban banjir, kebakaran, dan orang sakit. Dana yang telah kami kelola bersama hamba Allah sudah hampir mencapai Rp3 miliar. Ini adalah bentuk pengabdian kami untuk terus menebar kebaikan,” jelasnya.
(dia/matakalteng)





















Discussion about this post