SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) terus berupaya mendorong peningkatan kualitas aparatur sipil negara (ASN), salah satunya lewat penguatan budaya disiplin kerja.
Hal ini diwujudkan melalui kegiatan bertajuk “Optimalisasi Pengelolaan Disiplin Melalui Rekonsiliasi dan Pelatihan di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur” yang dilaksanakan di Balai Diklat BKPSDM, 12 Juni 2025.
Kepala BKPSDM Kotim, Kamaruddin Makalepu, dalam sambutannya menyampaikan bahwa disiplin memiliki peran vital dalam menentukan kualitas pelayanan publik. Menurutnya, disiplin tidak berdiri sendiri, tetapi erat kaitannya dengan kinerja dan pelayanan yang diberikan ASN kepada masyarakat.
“Ada hubungan yang sejalan antara disiplin, kinerja, dan pelayanan publik secara holistik, yang mengisyaratkan bahwa nilai budaya disiplin kerja akan mewarnai perilaku pegawai dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan publik yang berkelanjutan,” tegas Kamaruddin di hadapan para peserta, Kamis 12 Juni 2025.
Ia juga menekankan pentingnya peran regulasi sebagai landasan dalam pengelolaan disiplin ASN. Salah satunya adalah Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil yang diterbitkan untuk menjamin tertibnya pelaksanaan tugas dan fungsi ASN secara profesional.
“Melalui disiplin pula, kita dapat menjaga dan menjamin kualitas pelaksanaan reformasi birokrasi, agar sesuai standar yang ditetapkan,”terangnya.
Yakni PP Nomor 94 Tahun 2021 ini ditetapkan dalam rangka untuk menjamin tata tertib dan kelancaran tugas PNS itu sendiri, sehingga dalam menjalankan tugas pokok serta fungsinya dapat berjalan semestinya dan mendukung pembangunan di Kotawaringin Timur.
Lebih lanjut, ia berharap kegiatan ini menjadi langkah awal yang konkret untuk menumbuhkan kembali kesadaran ASN terhadap pentingnya budaya kerja yang disiplin. Menurutnya, pelatihan ini bukan hanya rutinitas, melainkan harus dijadikan momen reflektif dan motivatif bagi seluruh ASN untuk terus berkembang.
“Saya berharap melalui kegiatan ini, semangat untuk memperkuat budaya disiplin di lingkungan Pemerintah Kotim dapat semakin meningkat. Jadikanlah pelatihan ini sebagai momentum untuk introspeksi, memperbaiki diri, serta terus tumbuh menjadi aparatur sipil negara yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan publik yang prima,” ujarnya.
Kamaruddin juga mengajak seluruh peserta untuk bersama-sama membangun birokrasi yang tangguh, bersih, dan terpercaya. Hal ini dinilainya penting untuk mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih di Bumi Habaring Hurung, sebutan khas bagi Kabupaten Kotim.
“Mari kita bersama-sama membangun birokrasi yang tangguh, bersih, dan terpercaya demi terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik di Bumi Habaring Hurung yang kita cintai,” tutupnya.
Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan dari berbagai perangkat daerah dan instansi teknis. Para peserta mendapatkan materi seputar manajemen disiplin ASN, teknis rekonsiliasi data kepegawaian, hingga praktik penyusunan dokumen tindak lanjut pelanggaran disiplin.
(dia/matakalteng)




















Discussion about this post