SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menyatakan dukungan penuh terhadap proyek perbaikan Jalan Lingkar Selatan Sampit yang saat ini tengah dikerjakan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.
Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, Bina Konstruksi, dan Penataan Ruang Kawasan Permukiman (SDABMBKPRKP) Kotim, Mentana Dhinar Tistama, menegaskan bahwa perbaikan jalan ini sangat penting untuk mengalihkan kendaraan berat dari jalur dalam kota.
“Harapan kami, setelah perbaikan selesai, tidak ada lagi kendaraan bermuatan melebihi kapasitas berat jalan yang melintas di dalam kota. Jalan Lingkar Selatan memang diperuntukkan untuk itu,” ujar Mentana, Jumat 23 Mei 2025.
Proyek ini mendapat perhatian serius dari Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, yang menargetkan penyelesaian perbaikan Jalan Lingkar Luar Selatan Sampit pada tahun 2026. Saat ini, proyek memasuki tahap pengecoran dengan konstruksi rigid beton di sejumlah titik.
Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Abdul Hafid, mengapresiasi langkah cepat Gubernur dalam menangani perbaikan jalan ini.
“Keberadaan Jalan Lingkar Selatan merupakan akses penting bagi mobilitas masyarakat dan distribusi barang, sehingga memerlukan perhatian khusus dari pemerintah daerah,”ujarnya.
DPRD Kalimantan Tengah berupaya memastikan agar anggaran perbaikan jalan lingkar selatan Sampit yang dialokasikan sebesar Rp30 miliar berjalan dengan baik.
“Yang perlu diingat juga, pentingnya pengawasan publik untuk memastikan proyek berjalan sesuai perencanaan dan mencegah penyimpangan di lapangan,”tegasnya.
Sementara itu, Pemkab Kotim juga menghadapi tantangan dalam pemeliharaan infrastruktur akibat keterbatasan anggaran. Meski demikian, Dinas SDABMBKPRKP menyatakan bahwa pemerintah daerah tetap berupaya mencari alternatif pendanaan agar pembangunan jalan dan pengendalian banjir tetap berjalan.
Dengan sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten, serta partisipasi aktif masyarakat dalam mengawasi pelaksanaan proyek, diharapkan perbaikan Jalan Lingkar Selatan dapat segera selesai dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat Kotim.
(dia/matakalteng)




















Discussion about this post