SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) berupaya memperluas cakupan layanan air minum dengan menambah 2.000 Sambungan Rumah (SR) baru melalui Perumdam Tirta Mentaya Sampit. Penambahan sambungan baru ini akan difokuskan pada wilayah yang belum terjangkau jaringan air minum.
“Saat ini cakupan layanan pada daerah pelayanan sebesar 55 persen dari jumlah penduduk layanan sebanyak 227.438 jiwa. Sedangkan total kapasitas produksi 859 liter per detik dan sudah dimanfaatkan sebesar 540 liter per detik,” kata Plt Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kotim, Rody Kamislam, Senin 12 Mei 2025.
Selain penambahan sambungan baru, Perumdam Tirta Mentaya Sampit juga merencanakan pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) berkapasitas 50 liter per detik di Kecamatan Parenggean. “Pengembangan infrastruktur ini akan diikuti dengan peningkatan sistem distribusi dan efisiensi energi,” ujarnya.
Untuk memastikan kualitas air minum tetap terjaga, Perumdam juga akan mengganti meter pelanggan di 2.000 titik dan membangun District Meter Area (DMA) secara bertahap.
“Kami juga menerapkan sistem Supervisory Control and Data Acquisition (SCADA) secara bertahap untuk memantau distribusi air,” tambahnya. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan cakupan layanan air minum di Kotim yang saat ini baru mencapai 55 persen dari total penduduk.
(dia/matakalteng)




















Discussion about this post