SAMPIT – Jambore Kader PKK tingkat Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) tahun 2025 menghadirkan tiga jenis perlombaan utama sebagai sarana penguatan kapasitas kader. Lomba cerdas cermat, yel-yel, dan senam kreasi menjadi ajang pengukur wawasan, kekompakan, serta kreativitas kader dalam mengimplementasikan 10 program pokok PKK di daerah masing-masing.
Ketua TP PKK Kotim, Khairiah Halikinnor menyampaikan, jambore kader PKK ini merupakan wadah untuk berkumpul, bersilaturahmi, bertukar pengalaman, menambah wawasan dan pengetahuan, serta memberikan penghargaan yang dapat memotivasi kader dalam meningkatkan kinerja.
“Pada jambore ini juga akan dilaksanakan seminar kesehatan guna meningkatkan ilmu, pengetahuan dan wawasan kader PKK,” ujar Khairiah, Selasa 6 Mei 2025.
Ia menjelaskan bahwa perlombaan yang digelar bukan hanya sebagai ajang persaingan, namun menjadi tolak ukur kemampuan para kader dalam menciptakan inovasi dan kreativitas.
“Saya berharap agar kegiatan lomba yang dilaksanakan tetap menjunjung tinggi nilai sportivitas, kejujuran, serta tanggung jawab penuh. Sehingga kegiatan ini menjadi upaya pemberdayaan masyarakat yang terukur dan bermakna,” tegasnya.
Ketiga lomba tersebut dirancang selaras dengan kelembagaan dan substansi 10 program pokok PKK. Lomba cerdas cermat menguji pemahaman kader, yel-yel mengangkat semangat kebersamaan, dan senam kreasi menunjukkan inovasi dalam promosi hidup sehat.
Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat semangat dan pengabdian kader PKK agar semakin tangguh dan mampu berkoordinasi dengan pemerintah, terutama di tingkat desa/kelurahan dan kecamatan.
“Tema jambore tahun ini adalah Bergerak Bersama PKK Mewujudkan Keluarga Sejahtera Menuju Kotim Damai dan Mantap,” sebutnya.
Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 36 Tahun 2020, hasil Rakernas IX Tahun 2021, serta Keputusan Ketua TP PKK Kotim Nomor 01/KEP/PKK-KOTIM//2025 tentang pembentukan panitia pelaksana jambore.
Acara yang berlangsung di Gedung Serbaguna Sampit pada 5–7 Mei 2025 ini diikuti oleh 292 peserta dari seluruh kecamatan di Kotim. Setiap kecamatan mengirimkan 15–20 orang kader. Selain lomba, seminar kesehatan turut digelar dengan materi bertema “Kesehatan Reproduksi dan Penyakit yang Berpotensi Membahayakan Ibu Hamil dan Janin” yang disampaikan oleh dr. Elva Onatan dari RSUD dr Murjani Sampit.
Khairiah menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran pengurus PKK dari tingkat dasawisma hingga kecamatan atas kontribusi, peran, dan kreativitas sebagai mitra pemerintah.
“Saya juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia dan pihak lainnya atas dukungan baik moril maupun materil untuk pelaksanaan rangkaian kegiatan ini. Semoga Tim Penggerak PKK Kotim mampu menjalankan program dengan penuh semangat, maju dan mandiri, serta memberi kontribusi nyata dalam pembangunan daerah,” pungkasnya.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post