SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) masih menaruh perhatian besar terhadap perbaikan Jalan Lingkar Selatan yang sempat mengalami pemangkasan anggaran oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng).
Dari nilai awal sekitar Rp29 miliar lebih, dana yang tersedia sempat tersisa hanya Rp3,5 miliar akibat efisiensi anggaran. Namun, Bupati Kotim Halikinnor menyampaikan bahwa kini ada informasi mengenai penambahan anggaran, meski jumlah pastinya belum diketahui.
“Kemarin informasinya karena ada efisiensi anggaran itu dipotong dan hanya tersisa sekitar 3,5 miliar. Dan terakhir ada lagi informasi penambahan anggaran, entah dikembalikan Gubernur sejumlah asal atau mungkin ada tambahan, tapi yang jelas ada penambahan anggaran, saya belum tahu nominalnya,” ungkap Halikinnor, Senin 5 Mei 2025.
Diketahui, perbaikan Jalan Lingkar Selatan, sudah dilelang dan dikembalikan ke anggaran semula sekitar Rp 29 miliar lebih oleh pemerintah provinsi Kalimantan Tengah.
Selain itu, ia juga menyinggung kondisi jalan lingkar di kawasan Bundaran KB. Apabila tidak masuk dalam skema pengerjaan provinsi, Pemkab akan mengambil langkah sendiri untuk mengaspalnya.
“Termasuk informasinya untuk perbaikan lingkar Bundaran. Dan saya sudah sampaikan kepada Dinas PU, jika lingkar Bundaran itu tidak dikerjakan provinsi, maka kita di daerah yang mengaspalnya,” tegasnya.
Halikinnor berharap penambahan anggaran ini dapat benar-benar terealisasi agar Jalan Lingkar Selatan yang menjadi akses penting bagi distribusi barang dan jasa dapat segera diperbaiki.
(dia/matakalteng)




















Discussion about this post