SAMPIT – Aktivitas pelayaran di Pelabuhan Sampit mengalami peningkatan penumpang selama momen Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru). Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Sampit, Capt. M. Hermawan, menyebutkan bahwa terjadi kenaikan jumlah penumpang sekitar 10 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
“Untuk tahun ini, peningkatan penumpang di Kotim atau Pelabuhan Sampit sekitar 10 persen dibandingkan tahun lalu. Namun, angka ini cukup stabil mengingat ada alternatif transportasi lain yang kini banyak dipilih oleh masyarakat,” ungkap Capt. Hermawan, Senin, 23 Desember 2024.
Menurut Capt. Hermawan, salah satu alasan utama peningkatan jumlah penumpang kapal tidak terlalu signifikan adalah karena adanya alat transportasi lain, seperti pesawat terbang, yang kini beroperasi di Sampit. Kehadiran moda transportasi udara memberikan opsi perjalanan yang lebih cepat bagi masyarakat, khususnya dalam menyambut perayaan Natal dan Tahun Baru.
“Karena ada alat transportasi lain selain kapal yang saat ini sudah beraktivitas di sampit yaitu pesawat terbang karena itu menjadi pilihan oleh masyarakat untuk mengatasi untuk melaksanakan Natal dan tahun baru. Hal ini turut memengaruhi jumlah penumpang kapal, meski tetap ada peningkatan dibandingkan tahun lalu,“ jelasnya.
Meskipun demikian, KSOP Sampit memastikan bahwa aktivitas pelayaran tetap berjalan dengan lancar dan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. Fasilitas di pelabuhan terus ditingkatkan untuk memberikan kenyamanan kepada para penumpang, baik dalam proses keberangkatan maupun kedatangan.
Peningkatan 10 persen tersebut juga menunjukan kepercayaan masyarakat terhadap transportasi laut sebagai moda perjalanan yang aman dan harganya yang terjangkau. KSOP terus memantau dan memastikan setiap keberangkatan kapal memenuhi prosedur keselamatan dan kapasitas angkut yang telah ditentukan.
(gus/matakalteng)




















Discussion about this post