SAMPIT – Camat Cempaga kabupaten Kotawaringin Timur Ady Candra menyampaikan, dalam pengelolaan koperasi harus menjunjung tinggi ke transparan. Hal itu disampaikannya pada saat menghadiri rapat anggota tahunan Tutup buku Tahun 2022 hingga 2023 koperasi Cempaga Perkasa.
Dirinya juga mengingatkan Agar koperasi rutin melakukan RAT karena merupakan perintah undang-undang.
“Kami dari pemerintah Kecamatan tembaga berharap koperasi bisa lebih maju lagi ke depannya dan dalam setiap mengambil keputusan harus ada ke transparan terhadap seluruh anggota, sehingga masyarakat mengetahui apa saja program kerja yang dicanangkan oleh koperasi,”terangnya, Selasa 24 Desember 2024.
Karena menurutnya, keterbukaan dan ke transparan adalah kunci suksesnya koperasi yang berada di wilayah mana pun. Karena dari masyarakat oleh masyarakat dan untuk masyarakat sesuai dengan asasnya adalah kekeluargaan.
“Tetutama dalam pelaksanaan RAT yang merupakan penjabaran dari undang-undang nomor 25 Tahun 1992, yakni kalau koperasi tidak melaksanakan undang-undang maka instansi teknis akan mengingatkan bahwa koperasi harus segera mungkin melaksanakan RAT tersebut,”ujarnya.
Disebutkannya, RAT sesuai dengan regulasi itu harus berisikan dari 50 + 1 jumlah anggota yang hadir baru bisa dilaksanakan. Rapat ini juga sekaligus mengevaluasi terkait dengan budget yang dikeluarkan selama tahun anggaran 2022-2023.
“Koperasi Cempaga Perkasa sendiri adalah koperasi yang cukup eksis di wilayah kecamatan Cempaga yang merupakan Mitra dari Makin Group. Koperasi ini juga sudah memberikan kontribusi nyata untuk pembangunan di wilayah Desa Patai dan di kecamatan Cempaga,”tegasnya.
Khususnya kata Candra, mereka selalu aktif dalam kegiatan-kegiatan kenegaraan maupun kegiatan pemberdayaan masyarakat lainnya di wilayah kecamatan Cempaga.
Sementara itu perwakilan Makin Group Tommy Aditya menyampaikan, sebagai Mitra dari koperasi pihaknya ingin tetap bersinergi untuk mensejahterakan anggota koperasi khususnya dan juga untuk masyarakat secara umum.
“Sehingga kami berharap kedepannya sinergi yang terjalin semakin baik dan kami akan terus mendukung kegiatan koperasi termasuk untuk RAT berikutnya,”tegasnya.
Disebutkan Tommy, pihaknya juga beberapa kali bersinergi melalui program CSR yang secara garis besar menjadi program untuk menghubungkan perusahaan dengan masyarakat.
Terpisah Anggota koperasi Khairul menyampaikan, sebelumnya pengurus selalu terlambat melaksanakan RAT sehingga diharapkan kedepannya hal ini tidak terjadi kembali dan yang boleh menghadiri RAT hanyalah anggota yang sudah terdaftar.
“Hal ini untuk menghindari terjadinya masalah yang tidak kita inginkan, terutama agar selain anggota tidak mengetahui persoalan yang dialami koperasi,”tegasnya.
Ketua Koperasi Tuah Taru mengatakan, RAT berjalan dengan lancar yang mana seluruh anggota telah menyetujui hasil rapat.
“Koperasi memiliki sebanyak 800 anggota yang terdiri dari anggota biasa 675 dan anggota aktif 125 orang,”tutupnya.
(dia/matakalteng)




















Discussion about this post