SAMPIT – Pelaksanaan musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) di tingkat Kelurahan khususnya kabupaten Kotawaringin Timur sudah mulai dilaksanakan. Salah satunya yaitu Kelurahan Baamang Barat dalam mengusulkan pembangunan menyesuaikan pada visi dan misi bupati Kotim
“Dari musrenbang tingkat Kelurahan ini dipimpin dan dipandu oleh lurah langsung sesuai amanat undang-undang nomor 25 tahun 2004 terkait perencanaan pembangunan nasional, dalam hal ini kami memprioritaskan sesuai visi misi Bapak Bupati terkait Sampit terang dan juga Sampit anti banjir,”kata Camat Baamang, Sufiansyah, Selasa 24 Desember 2024.
Yang tidak kalah penting lanjutnya bahwa saat Pjs Bupati Salahuddin menjabat Bupati. Dirinya juga menyampaikan bagaimana mencuci drainase atau saluran primer lingkar kota yang mana di alokasikan dalam anggaran provinsi.
“Yaitu saluran primer dari Islamic Center sampai Sungai kota dan juga sampai Simpang Desa Kandan, itu harus bersih. Karena sejak 2012 itu belum pernah dilakukan aktivitas pencucian saluran. Hal ini sebagai salah satu upaya penanganan banjir,”terangnya.
Selain itu lanjutnya, yang menjadi usulan dalam musrenbang juga terkait pengelolaan sampah yang diharapkan pemerintah melalui Dinas Lingkungan Hidup selaku stakeholder pengelolaan sampah Untuk teknis diharap menyelesaikan Depo yang masih dalam tahap pembangunan di Kelurahan Baamang Barat.
“Dan kami juga menghimbau untuk penggunaan Tossa sampah yang telah disalurkan oleh pemerintah kelurahan dapat dioptimalkan untuk mengangkut sampah rumah tangga agar tidak terjadi penumpukan di rumah-rumah,”tutupnya.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post