SAMPIT – Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor terus mendorong seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) yang ada di Lingkungan Pemerintahan Kotim untuk meningkatkan capaian Monitoring Center for Prevention (MCP). Pasalnya pada tahun 2023 lalu, capaian MCP itu turun jika dibandingkan tahun sebelumnya.
“Kalau saya targetkan 100 persen pasti akan kewalahan, jadi kita targetkan dikisaran 92-95 persen dari tahun lalu yang hanya 88 persen dan saya harap itu bisa tercapai,” katanya, Rabu 28 Agustus 2024.
Target ini untuk mendorong semua OPD meningkatkan kinerja masing-masing. Ia menjelaskan, terkait persentase MCP Kotim yang menurun dari 89 persen pada 2022 menjadi 88 persen pada 2023 dan menempatkan Kotim di urutan keenam dari 14 kabupaten/kota di Kalimantan Tengah. Hal ini menjadi perhatian, karena biasanya Kotim menjadi terbaik pertama di Kalteng.
” Tapi tahun kemarin kita mengalami penurunan. Sebab itu saya menargetkan MCP di Kotim bisa naik. Paling tidak Kotim berada di tiga besar”, jelasnya
Di sisi lain, untuk capaian SPI Kotim dinilai cukup baik dengan angka 72,05 persen dan berada di posisi ketiga dari 14 kabupaten/kota di Kalimantan Tengah.
Halikinnor meminta agar OPD tidak terlena dengan capaian SPI itu, karena kabupaten lain tentu akan berupaya meningkatkan capaian masing-masing dan itu berpengaruh pada peringkat dari setiap daerah.
Halikinnor pun berharap seluruh kepala OPD Kotim bisa bekerjasama membantu meningkatkan capaian MCP dan SPI di wilayah tersebut.
“Sebelumnya seluruh OPD sudah berdialog dengan KPK kita mengetahui dimana kelemahan dan kekurangan, supaya KPK bisa membimbing langsung. Ini juga upaya kita dalam mencegah agar tidak terjadi tindak pidana korupsi. Saya yakin dengan hal ini target kita tercapai”, tutupnya.
(dev/matakalteng)





















Discussion about this post