SAMPIT – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi (Stamet) H Asan Kotawaringin Timur (Kotim) memperingatkan fenomena bulan perigee menyebabkan pasang tinggi. Peristiwa tersebut diperkirakan akan terjadi besok yaitu 6 Mei 2024.
“Bulan Perigee dimana posisi bulan dekat bumi yang menyebabkan pasang tinggi,” kata Pelaksana tugas (Plt) Kepala BMKG Stamet H Asan Kotim Mulyono Leo Nardo, Minggu 5 Mei 2024.
Dijelaskan, fenomena Bulan Perigee rutin terjadi pada setiap 28 hari sekali. Fenomena Perigee merupakan fenomena astronomi dimana bulan sedang berada di perigee atau titik terdekat bulan terhadap bumi. Dampak paling utama dari fenomena perigee adalah peningkatan air pasang karena adanya gravitasi Bumi.
Disampaikan, selain 6 Mei 2024 besok. Masyarakat terutama yang ada di pesisir seperti di wilayah Kecamatan Mentaya Hilir Selatan diminta waspada. Karena pada fase itu akan terjadi pasang maksimum yang dapat memicu banjir jika disaat bersamaan terjadi hujan ekstrim lebih dari 50 mm.
“Hal ini juga kami sampaikan kepada pemerintah daerah baik wakil bupati dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) waktu rapat evaluasi bencana banjir kemarin,” ungkapnya.
Diungkapkan juga, selain fenomena bulan perigee, juga akan ada bulan baru yang menyebabkan pasang cukup dalam pada 8 Mei 2024 juga pada 23 Mei 2024. Sehingga pada Mei 2024 ini, pemerintah harus mewaspadai pasang cukup dalam yang berpotensi banjir pada tanggal-tanggal tersebut.
“Jadi pasang normal itu biasanya setinggi 1 meter, tetapi saat fenomena itu bisa lebih dari 1 meter. Yang tercatat terakhir pasang dalam sampai 3,1 meter. Kalau ada hujan ekstrem sekitar 50 bisa berpotensi banjir,” pungkasnya.
(dev/matakalteng)






















Discussion about this post