SAMPIT – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) memggelar Musrenbang rancangan RKPD Kabupaten Kotim tahun 2025. Penyusunan RKPD tahun 2025 ada lima prioritas pembangunan.
“Musrenbang ini membuktikan komitmen seluruh jajaran Pemkab Kotim melibatkan partisipasi masyarakat dalam tahapan perencanaan pembangunan yang dimulai dari tingkat desa dan kelurahan serta kecamatan,” kata Bupati Kotim, Halikinnor, Rabu, 20 Maret 2024.
Hal itu ia ungkapkan saat dirinya membuka kegiatan Musrenbang Rancangan RKPD Kabupaten Kotim tahun 2025 di Bapperida.
Disampaikannya, lima prioritas pembangunan pada tahun 2025 mendatang masih berkaitan dengan Visi Misi Harati atau pasangan Bupati dan Wakil Bupati Kotim Halikinnor -Irawati.
Penyusunan RKPD tahun 2025 merupakan tahun keempat pelaksanaan RPJMD Kabupaten Kotim periode 2021-2026, dengan tema pembangunan Penguatan Ekonomi Melalui Percepatan Pembangunan Infrastruktur, Ketahanan Pangan, Dan Sumber Daya Manusia Berkualitas.
“Lima prioritas pembangunan tersebut yaitu pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas sumberdaya manusia, penguatan ekonomi masyarakat, tata kelola pemerintahan yang baik dan Kotawaringin Timur yang nyaman, lestari, berbudaya dan agamis,” sebutnya.
Disampaikannya, arah kebijakan pembangunan tahun 2025 yang telah sususun berpedoman pada rpjmd tahun 2021-2026. Dijabarkan, seperti infrastruktur itu ada konektivitas jalan antar desa dan kecamatan, peningkatan kualitas jalan dan jembatan dengan kondisi baik, Sampit terang, pembangunan atau peningkatan pelayanan dasar, rumah tidak layak huni, sanitasi dan air bersih serta peningkatan akses transportasi dan jaringan telekomunikasi.
Kemudian untuk peningkatan kuliatas sumber daya manusia mulai dari peningkatan akses dan kualitas layanan kesehatan dasar, peningkatan akses dan kualitas layanan pendidikan, peningkatan pelatihan tenaga kerja berorientasi pada pasar kerja.
Sedangkan untuk penguatan ekonomi masyarakat, Pemkab Kotim akan melakukan penanggulangan kemiskinan, peningkatan kualitas kelembagaan, pelaku usaha, dan sarana-prasarana usaha, penguatan ketahanan pangan, dan pembangunan kepariwisataan.
“Pembangunan kepariwisataan ini salah satunya yang kita rencanakan, yaitu objek wisata baru taman satwa pulau Hanibung,” ujarnya.
Lanjutnya, prioritas keempat terkait tata kelola pemerintahan, upaya yang dilakukan yaitu penguatan kinerja, kualitas, dan sistem pelayanan publik pemerintah daerah.
Sementara untuk Kotim yang nyaman, lestari, berbudaya dan agamis upaya Pemkab Kotim yaitu meningkatkan pelestarian dan pengembangan nilai-nilai luhur budaya, adat dan tradisi, kehidupan seni, bahasa dan sastra serta kehidupan beragama.
“Sasaran pembangunan yang akan dicapai pada tahun 2025, yaitu target indeks pembangunan manusia sebesar 74,35, pertumbuhan ekonomi sebesar 4,68 persen, inflasi berkisar antara 2 sampai dengan 4 persen, tingkat kemiskinan sebesar 4,48 persen, tingkat pengangguran sebesar 4,86 persen dan indeks reformasi biroktasi dengan nilai BB,” sebutnya.
Ia pun berharap berkaitan dengan prioritas dan sasaran pembangunan di atas dalam penyusunan program, kegiatan dan sub kegiatan tahun 2025 ini benar-benar terukur dan tepat sasaran sehingga dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya kepada masyarakat.
“Di samping itu juga diperlukan penelaahan terhadap isu-isu strategis yang akan menjadi fokus daerah, antara lain penanggulangan kemiskinan dan pengangguran, pengentasan desa tertinggal, penanganan stunting dan sanitasi, optimalisasi potensi desa, serta kebijakan pembangunan dalam upaya pemerataan hasil pembangunan hingga ke seluruh pelosok desa,” tuturnya.
(dev/matakalteng)




















Discussion about this post