SAMPIT – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) melalukan penanaman pohon di sepanjang drainase di Kota Sampit. Kegiatan tersebut berkolaborasi dengan komunitas Himpunan Ahli Teknik Hidraulik Indonesia (HATHI).
“Saya menyambut baik program penanaman pohon dari HATHI yang tentu bertujuan mulia salah satunya adalah untuk mencegah bencana banjir, tanah longsor dan kekeringan. Kegiatan yang harus kita lakukan adalah melestarikan lingkungan dan itu harus terus-menerus dilakukan untuk menyelesaikan atau mengurangi dan kalau bisa meniadakan bencana banjir tersebut,” kata Bupati Kotim, Halikinnor, Jumat, 2 Februari 2024.
Lanjutnya, penanaman pohon bukanlah semata kegiatan rutin atau seremonial, itu adalah langkah konkret Pemkab Kotim dalam menjaga dan melestarikan lingkungan hidup di tengah-tengah tantangan perubahan iklim yang semakin nyata. Menurutnya, melalui penanaman pohon tidak hanya menghijaukan kota tapi juga membantu menyediakan habitat bagi beragam spesies juga memperbaiki kualitas udara serta menjaga keberlangsungan hidup manusia itu sendiri.
“Kami berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan acara ini. Kerjasama solidari semua pihak menjadi fondasi kesuksesan apa yang kita harapkan,” timpalnya
Turut hadir dalam penanaman pohon yang digelar di Jalan Pengaringan Permai Kecamatan Mentawa Baru Ketapang itu turut dihadiri Wakil Bupati Kotim Irawati, Sekda Fajrurrahman serta Ketua HATHI Kalteng sekaligus Kepala Kepala Balai Wilayah Sungai Kalimantan II, Ferry Syahrizal.
Ferry Syahrizal dalam hal ini mengungkapkan kegiatan itu digelar dalam rangka Hari Jadi ke-43 HATHI. Dipilihnya menanam pohon jenis Palm karena dinilai akar pohon itu tidak merusak infrastruktur, berbeda dengan jenis pohon lainnya.
“Kami ingin fungsi drainase tidak hanya satu tau ada penghijauan, dan nanti ada jogging track. Kemudian penghijauan sangat penting salah satu upaya kita itu menanam pohon dengan harapannya dapat menyimpan air. Ini yang kita tanam 100 pohon palm dengan tinggi tiga meter. Ini juga nantinya akan menjadi tempat yang indah,” tutupnya.
(dev/matakalteng)





















Discussion about this post