SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU) sudah menyiapkan solusi penyaluran logistik pemilu ketika terjadi bencana banjir, terutama di daerah Utara Kotim yang kerap mengalami banjir pada saat musim hujan seperti sekarang ini.
“Sebenarnya yang dikhawatirkan saat penyaluran logistik itu adalah banjir dan hujan deras atau lebat. Karena jalan akan lebih rawan terutama di daerah hulu yang kerap kali membuat jalan licin dan bisa membuat mobil amblas,” kata Asisten I Pemerintah Kotim, Rihel, Sabtu 20 Januari 2024.
Namun ujarnya, hal ini bisa disiasati dengan menggunakan metode estapet. Sehingga logistik bisa sampai ke desa tujuan dengan tepat waktu. “Karena dulu pernah ini kejadian, sehingga penyaluran logistik harus estapet menuju Kecamatan Bukit Santuai. Mengingat jalan menuju kesana banyak melalui bukit-bukit, jadi dulu truk logistik tidak bisa lewat, sehingga di estapet menggunakan pick up,”ujarnya.
Namun kata Rihel, nantinya tergantung KPU, yang mana biasanya H-3 penyaluran ini sudah mulai dilakukan. Dan pendistribusian juga ada skemanya, tidak mutlak langsung ke ibu kota kecamatan terlebih dahulu, akan tetapi boleh langsung ke desa-desa yang dilewati.
“Ini juga untuk menghemat anggaran, tinggal nanti bagaimana koordinasi bersama PPS dan PPK nya saja. Karena ada barang negara yang dititipkan tentu harus dijaga. Dan kalaupun benar banjir nantinya, dengan waktu H-3 itu saya rasa cukup untuk logistik sampai tepat waktu. Kecuali pendistribusian dilakukan H-1 pencoblosan, kemungkinan sampai tepat waktunya sangat tipis,” sebut Rihel.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post