SAMPIT – Asisten I Pemeintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Rihel memastikan bahwa adanya kasus pemblokiran jalan perusahaan akibat konflik dengan masyarakat tidak akan menghambat atau mengganggu penyaluran logistik pemilu 2024.
“Untuk persoalan di salah satu perkebunan Kelapa Sawit yang ada di Kecamatan Bukit Santuai seperti di HWL itu sudah bisa dilalui, sehingga tidak ada halangan untuk penyaluran logistik Pemilu 2024 nantinya,” ujar Rihel, Sabtu 20 Januari 2024. Kalaupun nanti ditutup lanjutnya, itu bisa menggunakan jalur khusus ibu kota kecamatan yakni Km 9 Desa Tumbang Sangai.
“Jadi ada beberapa jalan. Kecuali mendekati penyaluran logistik nanti ada penjarahan besar-besaran, tidak menutup kemungkinan jalan akan ditutup lagi. Namun itu tetap bisa buka tutup untuk kelancaran pemilu, kalau memang mengharuskan melalui jalan yang ditutup,” bebernya.
Dia juga menyebutkan, dari Desa Tumbang Kania juga ada jalan untuk ke desa-desa lainnya. Seperti halnya juga persoalan di perkebunan yang terjadi di daerah Kuala Kuayan.
“Penyaluran juga bisa dilakukan melewati Kecamatan Parenggean atau Desa Tanjung dan Desa Bawan. Jadi ada beberapa jalan alternatif kalau jalan di perusahaan di blokir. Namun tentunya jika benar ada penutupan kita akan berkoordinasi dengan pihak perusahaan bersangkutan,” pungkasnya.
(dia/matakalteng)





















Discussion about this post