SAMPIT – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) menggandeng Universitas Palangka Raya dalam penyusunan rencana awal rencana pembangunan jangka panjang daerah (RPJPD) tahun 2025-2045.
“Sesuai amanat pasal 258 undang-undang RI Nomor 23 Tahun 2014 tentang pemerintah daerah menjelaskan bahwa daerah melaksanakan pembangunan untuk peningkatan dan pemerataan pendapatan masyarakat, kesempatan kerja lapangan perusahaan meningkatkan akses dan kualitas pelayanan publik serta daya saing daerah,” kata Bupati Kotim, Halikinnor, Rabu 23 November 2023.
Ini ia ungkapkan saat dirinya membuka forum konsultasi publik rancangan awal rencana pembangunan jangka panjang daerah kabupaten Kotim tahun 2025-2024, Jalan Jenderal Sudirman, Sampit.
Forum konsultasi publik merupakan forum yang strategis Para pelaku pembangunan untuk mengkomunikasikan dan koordinasikan penyusunan rencana pembangunan daerah kabupaten Kotim selama 20 ke depan.
Disampaikannya, dalam penyusunan pembangunan ke depan, Pemkab Kotim menggandeng Universitas Palangka Raya. Dalam penyusunan itu nanti, Halikinnor menginginkan rancangan yang dirumuskan dapat menjawab isu-isu strategis dengan tetap berpedoman kepada dokumen perencanaan strategis maupun dokumen perencanaan spesial lainnya seperti RPJP di provinsi, RPJPN, RTRW Kabupaten ataupun RTRW provinsi serta nasional.
“Mimpi kita bersama demi terwujudnya kondisi kesejahteraan masyarakat Kotim yang lebih baik dari tahun ke tahun tentunya memerlukan sinkronisasi sinergitas dan harmonisasi antar sektor dalam proses pembangunan yang dimulai dari siklus perencanaan yang dilakukan,” ujarnya.
Selanjutnya hal itu agar dihasilkan dokumen perencanaan pembangunan negara yang berkualitas yang secara konsisten dapat dijadikan pedoman dalam pelaksanaan pembangunan di lapangan.
“Saya minta secara khusus kepada kepala Bappelitbangda sebagai penanggung jawab penyusunan RPJPD yang didampingi oleh tenaga ahli dari Universitas Palangkaraya agar benar-benar dapat merumuskan arah kebijakan dan visi misi kabupaten Kotawaringin Timur tahun 2025-2045,” tutupnya.
(dev/matakalteng.com)




















Discussion about this post