SAMPIT – Anggota Tariu Borneo Bangkule Rajakng (TBBR) Kotawaringin Timur (Kotim) mengawal proses autopsi korban penembakan yang dilakukan di instalasi Kamar Jenazah RSUD dr Murjani Sampit, Minggu, 8 Oktober 2023.
Berdasarkan pantauan wartawan www.matakalteng.com, pengawalan dilakukan oleh anggota TBBR itu berlangsung dari siang hari hingga malam hari, sampai jasad tersebut dibawa pulang menggunakan ambulans. Puluhan anggota TBBR hadir bersama Sekretaris TBBR Kotim, Zainal.
“Gijik adalah anggota TBBR Kabupaten Seruyan dan kami di sini melakukan pengamanan sebagai solidaritas,” ungkap Zainal, Senin, 9 Oktober 2023.
Proses autopsi dimulai sejak pukul 15:30 WIB dan berlangsung hingga pukul 17:00 WIB. Nampak para keluarga dan anggota TBBR Kotim dengan solidaritas menunggu proses autopsi dari almarhum Gijik dari sore hingga malam hari.
Untuk diketahui, bahwa korban dilakukan autopsi karena pihak keluarga ingin mengetahui kematian dari korban, karena beberapa informasi yang tersebar masih simpang siur.
Namun berdasarkan informasi dari pihak keluarga korban bahwa, Almarhum bernama Gijik (35) positif terkena peluru tajam di bagian dada kanan sehingga hal itu menjadi dugaan ia tewas.
Gijik (35) merupakan seorang warga Desa Bangkal, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah. Selain itu juga terlihat pada saat dilakukan autopsi terhadap Gijik di Kamar Jenazah itu, Kasat Reskrim Polres Kotim, Kasat Samapta Polres Kotim bersama jajarannya turut mengamankan proses autopsi yang berlangsung.
(gus/matakalteng.com)




















Discussion about this post