SAMPIT – Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) sejauh ini hanya memiliki empat sekolah tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang berstatus negeri. Hal itu pun berpengaruh terhadap penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) pada formasi itu.
“TK negeri cuma ada empat di Kotim, untuk kecamatan lainnya belum ada. Semua kendalanya karena lahan,” kata Bunda PAUD Kotim Khairiyah Halikinnor, Kamis 20 Juli 2023.
Ini diungkapkan saat dirinya usia melantik tiga Bunda PAUD kecamatan yaitu Mentaya Hulu, Pulau Hanaut dan Bukit Santuai di rumah jabatan bupati, Jalan Achmad Yani Sampit.
Disebutnya, empat TK atau PAUD dengan status negeri itu hanya dimiliki oleh Kecamatan Mentawa Baru Ketapang (MBK), Telawang, Kota Besi dan Parenggean. Sementara untuk kecamatan lainnya masih terkendala lahan untuk dihibahkan dan dibangun sekolah berstatus negeri.
Oleh sebab itu, 13 kecamatan tersebut telah diminta oleh Bupati Kotim Halikinnor untuk segera menyiapkan lahan dengan ukuran 50x 100 meter.
“Insyaallah kalau tanah atau lahannya siap bisa berdiri tahun depan, karena mendirikan bisa dari CSR atau dana pusat,” imbuhnya.
Ditambahkan istri Bupati Kotim itu, minimnya sekolah tingkat TK berstatus negeri itu berpengaruh terhadap penerimaan PPPK. Pasalnya, tidak ada penerimaan untuk formasi guru PAUD. ” Ruang untuk formasi PPPK sedikit cuma ada 4 yang negeri. Kalau swasta tidak boleh, saya berharap kalau bertambah TK Negeri otomatis bertambah pula peluang PPPK untuk pengajarnya,” harapnya.
(dev/matakalteng.com)






















Discussion about this post