SAMPIT – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kotawaringin Timur (Kotim) mendukung diselenggarakannya expo dan bazar kuliner di Kota Sampit yang beberapa hari lalu sudah mulai dilaksanakan di kawasan Museum Kayu Sampit.
“Dengan adanya kegiatan bazar semacam ini, bisa menjadi daya tarik untuk Kota Sampit agar dikunjungi orang luar daerah serta juga menjadi wadah untuk para pelaku UMKM mendapatkan potensi meningkatkan pendapatan,” kata Anggota DPRD Kotim, M Abadi, Minggu 9 Juli 2023.
Terlebih ujarnya, melalui bazar kuliner juga bisa menjadi wadah promosi produk-produk olahan Sampit dan makanan khas atau tradisional yang ada. Sehingga lebih dikenal dan bisa dilestarikan.
“Karena dalam acara bazar ini tentunya banyak pengunjung yang datang dan berburu berbagai jenis makanan, secara otomatis mereka yang datang juga turut belajar jenis-jenis makanan tradisional dan makanan modern. Sehingga nantinya akan mereka sampaikan lagi kepada masyarakat luar,” ucapnya.
Mengingat ujarnya, tujuan utama dari pameran atau bazar ini pada dasarnya adalah untuk memamerkan ataupun menampilkan suatu karya seni atau produk kepada masyarakat luas. Tujuan pameran produk berikutnya adalah untuk mendapatkan opini ataupun apresiasi dari masyarakat terkait produk yang ditampilkannya.
“Sebuah festival atau bazar bisa diadakan tanpa perlu menunggu peringatan hari tertentu. Jenis bazar yang diadakan pun bisa beragam, tidak hanya bazar makanan bisa juga tarian daerah, atau justru festival budaya yang merangkum semua,” pungkasnya.
(dia/matakalteng.com)






















Discussion about this post