SAMPIT – Kecamatan Seranau, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mulai melakukan persiapan untuk menghadapi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Apalagi wilayah itu terbilang rawan terhadap bencana tersebut saat musim kemarau.
“Untuk menangani karhutla kami siap, jadi tidak perlu menunggu musim kemarau. Pokoknya kami akan menjaga wilayah kami dari karhutla,” kata Camat Seranau Dedi Purwanto, Jumat 13 Januari 2023.
Tingginya kerawanan karhutla di Kecamatan Seranau itu karena sebagian besar kawasannya merupakan lahan perkebunan, pertanian, hutan dan lahan gambut. Tidak hanya itu, letaknya yang berada di seberang kota Sampit menghambat akses seperti pemadam kebakaran maupun armada bantuan lainnya. Sehingga harus dipersiapkan sejak dini.
Upaya yang dilakukan yaitu, menyiagakan kelompok warga yang akan menanggulangi kebakaran tersebut, yakni melalui Regu Siaga Api (RSA) dan Masyarakat Peduli Api (MPA).
“Alhamdulillah kami sudah ada RSA dan MPA mereka sudah kami dibina. Kapanpun mereka siap siaga menangani karhutla di wilayahnya masing-masing,” ungkapnya.
Selain itu sebagai bentuk komitmen dalam pencegahan karhutla, Kecamatan Seranau bersama Koramil, Polsek, instansi vertikal dan mitra dari pihak swasta yakni PT Rimba Makmur Utama mengadakan apel kesiapsiagaan penanganan karhutla.
Dalam kegiatan tersebut, fasilitas untuk pemantauan dan pemadaman api dicek. Seperti pompa air, selang, alat suntik gambut hingga armada roda dua dan tiga.
Meski demikian, ia tetap meminta kepada masyarakat untuk ikut menjaga dengan cara membuka lahan tidak dengan cara dibakar.” Kami harap masyarakat bisa membantu kami dalam mengantisipasi karhutla ini,” harapnya.
(dev/matakalteng.com)





















Discussion about this post