SAMPIT – Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor meminta para Damang untuk dapat meleestarikan adat dan istiadat budaya. Ini ia ungkapkan saat melantik Damang Kepala Adat Kecamatan Parenggean dan Kecamatan Mentaya Hilir Utara di rumah jabatannya yang berada di Jalan Ayani, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Sampit, Kamis 24 Februari 2022.
“Saya minta agar Damang dapat mengembangkan (melestarikan) adat dan istiadat budaya kita dayak di Kalimantan Tengah (Kalteng), khususnya Kotim. Dengan begitu, generasi penerus tetap dapat mengenalnya. Sehingga adat dan istiadat budaya tersebut tetap lestari dan tidak hilang tergerus zaman yang semakin modern,” ucap Halikin.
Selain melestarikan, peran damang bagi pemerintah sangat penting. Pasalnya mereka dinilai sangat membantu dalam menangani permasalahan yang mengenai adat istiadat yang ada di Kotim. Namun, dirinya juga berpesan agar mereka dalam bertugas dapat saling berkoordinasi dengan lembaga yang ada di wilayah masing-masing serta kepada tokoh agama maupun masyarakat
“Karena mereka memahami adat istiadat sehingga jika ada permasalahan ditengah masyarakat dapat segera diselesaikan. Sehingga daerah jadi aman, tentram, damai dan dapat lebih baik lagi dalam berinteraksi membangun daerah,” jelasnya.
Dilanjutkan, dengan dilantiknya Damang definitif ini, diharapkan tugas-tugas kedamangan dapat berjalan lebih baik lagi. Dengan pejabat definitif, dinilai dapat dengan leluasa menjalankan tugas sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang ada.
Untuk diketahui, Damang Kepala Adat Mentaya Hilir Utara sebelumnya dijabat oleh Hasbullah kini digantikan oleh Rusli. Dan Damang Kepala Adat Parenggean yang sebelumnya dijabat oleh Pj Maslan Jailani, sekarang digantikan oleh Puja Guntara sebagai pejabat definitif.
(dev/matakalteng.com)






















Discussion about this post