SAMPIT – Saat musim hujan seperti saat ini, warga Kecamatan Mentawa Baru Ketapang (MBK), Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) diminta untuk lebih menjaga kebersihan lingkungan masing-masing, terutama drainase guna mencegah terjadinya endapan air yang menyebabkan banjir.
Camat MBK Eddy Hidayat Setiadi mengatakan, perilaku masyarakat yang mengabaikan kebersihan bisa memicu problem lingkungan. “Drainase bisa tersumbat sampah, sehingga air tidak dapat mengalir dengan baik. Apalagi jika intensitas hujannya tinggi, bisa menyebabkan banjir,” katanya, Sabtu 19 Februari 2022.
Tidak hanya itu, dirinya juga meminta masyarakat untuk membuang sampah pada tempat yang telah disediakan. Tidak asal lempar di tepi jalan seperti yang terjadi di Jalan Pelita Barat belum lama ini. “Yang berserakan kemarin sudah kami bersihkan, sampai menerjunkan alat berat dan delapan truk untuk mengangkut sampah itu. Karena tumpukan sampah di Jalan Pelita Barat itu cukup panjang, sekitar 30 meter. Padahal bukan tempat pembuangan sampah, melainkan jalan umum,” bebernya.
Dirinya pun berharap semua pihak sadar akan kebersihan lingkungan sehingga seluruh wilayah di Bumi Habaring Hurung ini tidak ada yang kotor. “Kalau hujan terus, sampah berserakan, itu bisa membuat jalan licin dan dapat menjadi penyebab kecelakaan. Mohon bantuan masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan dan aktif menjaga lingkungan,” imbaunya.
(dev/matakalteng.com)






















Discussion about this post