SAMPIT – Evaluasi kinerja tenaga kontrak belum dijadwalkan, namun ditargetkan sebelum Juni 2022 telah selesai dilakukan oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Kotawaringin Timur (Kotim). Hal ini diucapkan oleh Plh Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kotim Kamaruddin, Kamis 13 Januari 2022.
Pihaknya pun belum dapat memperkirakan jumlah tenaga kontrak yang kontrak kerjanya tidak diperpanjang atau diberhentikan. “Sekarang kami belum bisa memperkirakan terkait jumlah yang tidak diperpanjang. Nanti tenaga kontrak yang kerjanya tidak bagus, tidak menutup kemungkinan kontraknya diputus,” imbuhnya.
Sebelumnya Bupati Kotim Halikinnor mengungkapkan evaluasi tekon ini akan dilakukan pada awal tahun 2022. Itu sebagai langkah pihaknya untuk pertimbangan kelanjutan kontrak kerja. Namun hingga sekarang belum terlaksana. Berdasarkan data dari BKPSDM Kotim, saat ini ada sebanyak 3.625 orang tenaga kontrak yang aktif. Dan pada tahun ini, kontrak kerja rencananya hanya dibuat untuk waktu enam bulan, bahkan tidak akan ada lagi perekrutan, meskipun kekurangan tenaga kontrak.
“Jadi kontrak itu kami buat enam bulan, setelah dievaluasi maka akan diputuskan apakah kontrak mereka dilanjutkan atau stop. Ini untuk mengefektifkan kinerja tekon di Kotim,” tutupnya.
(dev/matakalteng.com)





















Discussion about this post