SAMPIT – Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor meminta para perbankan untuk turut serta membantu terutama dalam segi permodalan bagi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Karena menurutnya kontribusi UMKM dalam perekonomian daerah terbilang cukup besar.
“Kepada pihak perbankan agar memperhatikan pembangunan UMKM dengan cara mempermudah pengaksesan dan pencairan permodalan bagi pelaku UMKM agar dapat membantu pembangunan khususnya peningkatan pendapatan masyarakat,” kata Halikinnor, Senin 10 Januari 2022.
Karena di masa pandemi Covid-19 ini para pelaku UMKM cukup berat untuk bertahan. Bahkan tidak sedikit pula usaha milik pelaku UMKM di Kotim yang mengalami penurunan omset bahkan hingga gulung tikar. Dengan kondisi tersebut menurutnya tidak bisa hanya dibebankan kepada Pemerintah saja. “Untuk mendongkrak perputaran perekonomian yang lesu akibat dampak penyebaran Covid-19 di Kotim, kita harus bekerjasama, karena kalau hanya dibebankan oleh Pemerintah akan berat, apalagi masih di tengah pandemi Covid-19 ini,” sebutnya.
Selain itu, jika dicermati dari dana transfer Pemerintah ke Daerah dan alokasi APBN tahun 2022 yang hanya Rp 2 triliun, maka pelaksanaan pembangunan di Kotim tidak hanya dilakukan Pemerintah Daerah saja. Akan tetapi didukung oleh sejumlah pihak seperti perbankan membantu pelaku UMKM. “Dengan bantuan itu saya yakin usaha yang dirintis oleh para pelaku UMKM dapat kembali bangkit dan mampu memulihkan perekonomian di Kotim untuk tahun 2022 ini,” ucapnya.
(dev/matakalteng.com)





















Discussion about this post