SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) optimis akan mencapai target pendapatan asli daerah (PAD) tahun 2022. Bupati Kotim Halikinnor mengatakan berbagai inovasi telah dilakukan pihaknya di tahun ini guna mencapai target tersebut.
“Pemilihan ekonomi, kami sudah menganggarkan beberapa sektor untuk meningkatkan ekonomi, kami juga akan melibatkan perbankan. Salah satunya adalah inovasi untuk meningkatkan PAD dari pajak daerah, agar target kita tercapai,” katanya, Jumat 7 Januari 2022.
Disampaikan pula dengan inovasi yang dilakukan oleh Pemkab Kotim membuat Kotim menjadikan Kotim satu-satunya di Kalimantan termasuk 50 Kabupaten/Kota yang ada di Indonesia ditunjuk sebagai smart city atau Kota Cerdas. “Ini juga menjadi salah satu kado terindah untuk Kotim, karena penghargaan smart city itu diberikan tepat pada HUT Kotim ke 69,” imbuhnya.
Sementara Kepala Badan Pengelola Pendapatan Daerah (Bappenda) Kotim Ramadhansyah yang juga menerima penghargaan atas inovasi dalam rangka peningkatan PAD mengungkapkan ada tiga inovasi yang mempermudahkan masyarakat terutama dalam pembayaran pajak, ini dilakukan pihaknya untuk pencapaian PAD. “Jadi penghargaan yang kami terima tadi atas inovasi dalam rangka peningkatan PAD yang kami lakukan terkait kemudahan pembayaran pajak. Inovasi itu diantaranya melakukan MOU dengan pihak perbankan dengan tujuan pembayaran pajak dapat dilakukan secara online melalui ATM atau mbanking,” ungkapnya.
Lanjutnya, inovasi kedua adalah smart teks Kotim dimana dalam aplikasi itu ada layanan PBB. Aplikasi ini dapat di download di play store. Pada aplikasi itu wajib pajak bebas memilih perbankan yang akan digunakan. Ketiga yaitu melakukan jemput bola pelayanan pajak daerah yaitu mobil layanan pajak daerah keliling. Pihaknya telah bekerjasama dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kotim sehingga pada mobil itu dapat mengurus Administrasi pertanahan. “Inovasi itu kemarin sempat kami coba dan kami evaluasi ternyata dari penerimaan bulan terakhir 2021, contoh pada PBB target kami Rp 8,5 miliar ternyata tembus Rp 9,3 miliar. Jadi sudah terasa efeknya,” ucapnya.
Sehingga pihaknya optimis dapat mencapai target PAD pada tahun Ini. Dimana target yang telah ditetapkan dalam pembahasan APBD yaitu jumlah total pajak daerah yaitu Rp 184.619.561.000. “Karena kemudahan pembayarannya yang kami berikan, maka kami optimis tercapai PAD kita,” tegasnya.
(dev/matakalteng.com)






















Discussion about this post