SAMPIT – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) terus berupaya agar pabrik pengelohan sampah plastik menjadi briket dibangun pada tahun 2022 ini.
“Kami berharap tahun ini pabrik pengolahan sampah itu dapat dibangun. Kalau segala urusan administrasinya selesai tahun ini, maka pembangunan bisa langsung dikerjakan. Kami akan upayakan cepat selesai agar segera di bangun,” kata Kepala DLH Kotim, Sanggul L Gaol, Jumat 7 Januari 2022.
Disebutkan pula pihak ketiga atau perusahaan yang akan menjadi partner adalah perusahaan daerah, maka perizinannya juga harus milik daerah. Sebelumnya, Bupati Kotim Halikinnor mengungkapkan, dengan adanya pabrik pengolahan sampah menjadi briket dan material bangunan itu kedepannya dapat mengatasi masalah sampah di Kotim. “Karena sampah masih menjadi momok bagi kita semua, makanya harus ada inovasi dalam pengolahan sampah, salah satunya dijadikan briket itu,” ungkapnya.
Disebutnya, pada tahun 2021 lalu volume sampah yang dihasilkan dari masyarakat Kota Sampit saja cukup besar. Dimana diperkirakan ada sebanyak 76 sampai 100 ton per hari sampah yang dibuang di tempat pembuangan sampah . Menurutnya, jika tidak dikelola dengan baik, meski disediakan tempat yang luas untuk tempat pembuangan akan tetap penuh. “Dengan adanya pabrik itu nanti sampah dapat diatasi, selain itu dapat menjadi nilai ekonomis yang dihasilkan dari pengolahan sampah serta dapat menjadi penyumbang pemasukan pendapatan asli daerah (PAD),” tutupnya.
(dev/matakalteng.com)





















Discussion about this post