SAMPIT – Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor berencana akan menata kembali kawasan yang ada Masjid Wahyu Al Hadi, Jalan Jenderal Sudirman Km 3 Sampit. Dirinya pun telah meminta kepada takmir Masjid bekerjasama dengan bagian Kesra Pemda Kotim untuk menunjuk Konsultan.
“Konsultan itu dapat menata kawasan ini menjadi wisata religi jadi tidak hanya untuk tempat orang beribadah ritual saja tetapi juga merupakan suatu taman yang bagus,” kata Bupati Kotim Halikinnor, Kamis 4 November 2021.
Selain itu, dirinya juga menginginkan agar menjadi kawasan yang sejuk indah dan asri sehingga orang datang dapat sekaligus berwisata. Dengan begitu dinilai akan terbuka pulang-pulang usaha lainnya yang dapat membantu perekonomian masyarakat. “Nanti kami buat wadah untuk kuliner tapi itu ditata dan mungkin nanti juga ada bazar tempat penjualan barang-barang yang berkaitan dengan agama misalnya tasbih, sajadah, buku-buku agama seperti itu,” ucapnya.
Dipilihnya Masjid Wahyu Al Hadi itu selain memiliki tempat yang strategis juga Masjid tersebut memiliki fasilitas cukup lengkap seperti gedung untuk jamaah haji, tempat untuk praktek tawaf. Dengan begitu kawasan Masjid itu pada dasarnya tidak hanya sebagai tempat beribadah namun juga tempat edukasi sehingga perlu dikembangkan. “Selain itu Masjid ini dikelola oleh pemerintah dengan begitu akan kami kembangkan karena banyak difungsikan,” imbuhnya.
Terkait anggaran yang akan digunakan untuk menata kawasan itu pihaknya belum dapat memastikan. Dirinya baru bisa memastikan juga telah dilakukan perancangan oleh konsultan. Namun dirinya menyebut untuk sementara ini anggaran yang akan dikeluarkan sebesar Rp 250 juta untuk biaya merancang. “Kalau anggaran untuk menata belum tau, tapi sudah dianggarkan untuk konsultan merancang kawasan ini. Semoga kedepan apa yang kita harapkan dapat terlaksana,” tutupnya.
(dev/matakalteng.com)




















Discussion about this post