SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) berharap tidak terjadi gelombang ketiga kasus Covid-19 pada akhir tahun 2021. Potensi gelombang lanjutan itu dilihat dari mobilitas masyarakat yang mulai tinggi. Belum lagi pada akhir tahun nanti terdapat hari besar seperti Natal yang membuat mobilitas masyarakat semakin tinggi.
Hal ini juga berkaca pada akhir tahun 2020 dan pertengahan 2021 lalu yang terjadi lonjakan kasus positif. Seperti yang terjadi pada Mei 2021 lalu, terjadi peningkatan kasus dari berbagai klaster, diantaranya klaster keluarga sebanyak 975 orang, klaster umum sebanyak 648 orang dan klaster kantor sebanyak 320 orang.
Namun menurut Plt Kepala Dinas Kesehatan Umar Kaderi, Rabu 20 Oktober 2021, gelombang ketiga dapat terjadi pada tahun ini jika sejumlah pintu masuk ke negara ini ataupun daerah ini tidak dijaga ketat terkait protokol kesehatannya (Prokes). Karena potensi gelombang ketiga itu berasal dari varian baru virus Corona yang berasal dari luar negeri. “Tapi sekarang sejumlah bandara Internasional dilakukan pengawasan ketat. Selain itu, mereka yang datang dari luar negeri juga dilakukan karantina. Jadi insyaallah tidak terjadi gelombang ketiga,” jelas Umar.
Untuk mengantisipasi itu, pihaknya juga gencar melakukan vaksinasi kepada masyarakat dan penerapan protokol kesehatan ketat. “Kami juga terus gencarkan vaksinasi untuk membentuk imun tubuh masyarakat agar tidak terjadi gelombang ketiga kasus Covid-19,” tutupnya.
(dev/fi/matakalteng.com)





















Discussion about this post