SAMPIT – Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor memantau langsung proses pengerjaan perbaikan gerbang SAHATI di Jalan Cilik Riwut Sampit. Dirinya berharap pekerjaan tersebut selesai dengan cepat agar arus lalu lintas dapat kembali normal seperti sedia kala, Senin 20 September 2021.
Orang nomor 1 di Pemerintahan Kabupaten Bumi Habaring Hurung ini mengaku filosofi dan warna gerbang tersebut menyesuaikan dengan keinginan masyarakat. Sebab itu diharapkannya tidak ada lagi kontroversi karena sudah mengakomodir masukan dan saran yang terbaik.
“Jalur kanan dan kiri sudah kami buka, untuk mengatasi kemacetan yang terjadi di Jalan Kenan Sandan yang merupakan jalur alternatif bagi masyarakat selama dilakukan penutupan. Dan juga karena saat ini pengerjaan difokuskan pada bagian tengah gerbang atau jalur cepat kendaraan. Sehingga yang dapat dilintasi sementara waktu adalah jalur lambat. Semoga cepat rampung,” kata Halikinnor.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kotim Johny Tangkere meminta kepada masyarakat agar selalu mengikuti segala aturan lalu lintas yang berlaku untuk keselamatan diri sendiri maupun orang lain. “Ini guna menjaga keselamatan masyarakat itu sendiri. Melawan arus itu sangat membahayakan. Jika berkendara sesuai aturan, maka lalu lintas juga dapat berjalan dengan tertib,” ujarnya.
Terpisah, Pelaksana Teknis Lapangan, Didi Riyadi mengungkapkan, sejauh ini kendala yang dihadapi adalah kondisi cuaca yang sering turun hujan. Mereka harus berhenti bekerja tiap kali hari mendung dan dinilai akan turun hujan. Sebab alat yang digunakan untuk renovasi itu berkaitan dengan listrik yang sangat rawan dan membahayakan untuk keselamatan pekerja jika digunakan saat hujan. Meski demikian pihaknya terus memaksimalkan agar pengerjaan gerbang SAHATI rampung sesuai harapan Bupati Kotim.
“Pembongkaran telah selesai 100 persen hingga sekarang tinggal pemasangan baja. Kalau dipresentasikan, sudah 50 persen pemasangan. Sekarang kami fokus dibagian tengah, kemungkinan 6 sampai 7 hari selesai,” sebutnya.
Namun yang memerlukan waktu sedikit lama yaitu penyempurnaan pada bagian kanan dan kiri gerbang. Pasalnya harus dilakukan sebaik mungkin agar sesuai dengan permintaan Pemkab Kotim. “Kalau samping sedikit lama karena penyempurnaan dan juga tidak mengganggu lalu lintas, karena gerbang tengah telah dibuka. Sementara target kami selesai yaitu dua bulan setengah itu sudah finishing yaitu bulan November,” jelasnya.
(dev/matakalteng.com)





















Discussion about this post