SAMPIT – Banjir yang terjadi di wilayah utara Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) khususnya wilayah Kecamatan Bukit Santuai dinyatakan sempat surut. Namun pada hari ini Rabu 1 September 2021 banjir kembali naik pasca diguyur hujan lebat.
Bagian Umum dan Pelaporan Kecamatan Bukit Santuai, Ramadaningsih mengatakan, banjir sudah meluas di beberapa desa sejak sepekan terakhir.
“Untuk di Desa Penyahuan saat ini banjir belum merata, kalau untuk daerah dataran rendah memang sudah mulai banjir dan menggenangi jalan-jalan. Tapi untuk jalan utama sampai saat ini masih kering,” kata Ramadaningsih.
Sedangkan untuk di daerah kecamatan, menurutnya, hingga kini belum terkena dampak dari banjir yang merupakan bencana tahunan mana kala hujan turun dengan intensitas tinggi.
“Yang terendam banjir yakni beberapa desa di daerah hilir seperti Desa Tilap, Desa Penyahuan, Tewei Hara dan lainnya,” ungkapnya.
Dikatakan Ramadaningsih, sejumlah desa tersebut sempat terendam banjir selama satu minggu dan akhirnya surut atau kering. Namun sejak diguyur hujan lebat, desa tersebut kembali terendam banjir pada hari ini.
Sementara itu, Sekretaris Desa Tewei Hara Wardi mengatakan hal senada. Sejak subuh air kembali naik, padahal beberapa waktu lalu banjir di Desa nya sudah mulai surut.
“Sebagian jalan mulai terendam lagi, tapi kemungkinan nanti siang turun lagi airnya khususnya yang di daerah Tumbah Penyahuan,” katanya.
Adapun tinggi air, menurut Wardi sekitar 50 cm karena khususnya di Desa Tewei Hara air belum sampai naik ke dalam rumah warga.
“Saat ini kondisi warga masih aman. Tidak ada yang mengungsi, mereka di rumah masing-masing,” tandasnya.
(dia/hab/matakalteng.com)





















Discussion about this post