SAMPIT- Kasus Covid-19 dinilai mulai melandai di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Hal ini juga berpengaruh pada jumlah pasien yang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Murjani Sampit.
Bupati Kotim Halikinnor mengatakan, meski terjadi penurunan namun masyarakat tetap taat disiplin protokol kesehatan (Proses).
“Alhamdulillah ada penurunan di Kotim, tapi proses harus ditaati,” katanya, Kamis 26 Agustus 2021.
Apalagi saat ini peraturan daerah mulai diterapkan, sehingga masyarakat harus benar-benar disiplin terhadap proses.
“Jangan sampai sudah turun kasusnya kemudian masyarakat kendor, saya khawatir terjadi ledakan kasus kembali. Makanya mari kita jaga sama-sama,”imbuhnya.
Sementara Kepala Bidang Perekaman Medik RSUD dr. Murjani Sampit, drg Ari Wijayanto mengatakan, dengan adanya kasus yang melandai jumlah pasien rawat saat ini juga menurun. Disebutnya untuk hari ini ada 39 orang yang menjalani perawatan.
“Sekarang ada 35 orang yang dirawat, tentu ini jauh menurun seperti awal-awal bulan lalu yang mencapai 50 lebih pasien,” ungkapnya.
Dari jumlah itu 33 pasien diantaranya dirawat di ruang Seroja dan 2 pasien di ruang VK Seruni. Dijelaskan dirinya, sebelumnya untuk ruang Seroja ada sebanyak 29 pasien namun 2 dinyatakan sembuh dan diizinkan pulang, 3 meninggal dunia. Kemudian bertambah pasien baru sebanyak 9 orang. Sehingga total pasien di ruang Seroja ada 33 orang.
“Untuk ruang selain Seroja dan VK seruni kosong. Semoga terus berkurang hingga tidak ada pasien lagi. Dimana artinya tidak ada lagi yang terpapar Covid-19 kedepannya,” tutupnya.
(dev/fi/matakalteng.com)





















Discussion about this post