SAMPIT – Jembatan patah yang ada di Jalan Kapten Mulyono, Sampit, Kotawaringin Timur (Kotim) diketahui sudah mulai diperbaiki pasca mengalami kerusakan parah hingga membuat truk terperosok.
Bahkan Pengawas Pemeliharaan Jalan dan Jembatan, Dinas Pekerja Umum Penataan Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRPRKP) Kotim yakni Suhardiono mengatakan, perbaikan jembatan sudah 90 persen selesai.
“Kemungkinan besok 27 Agustus 2021 sudah selesai sesuai target, petugas hanya tinggal menyelesaikan pemasangan bantalan ban jembatan, namun belum bisa dilewati terlebih dahulu, mungkin hari Sabtu 28 Agustusnya baru bisa dilalui kendaraan roda empat,” kata Suhardiono, Kamis 26 Agustus 2021.
Meski demikian, pihaknya menyarankan agar kendaraan besar yang betonase lebih dari 8 ton disarankan agar tidak melintas di jembatan tersebut karena dikhawatirkan membuat jembatan rusak kembali.
“Kami harapkan masyarakat bersama-sama menjaga jembatan itu, dengan cara jangan melintas jika berat kendaraan melebihi batas maksimalnya. Apalagi lantai jembatan masih berbahan kayu,” tegasnya.
Pihaknya sudah menyelesaikan tugas sesuai tupoksinya. Berkenaan dengan masyarakat yang tetap melintas melewati batas berat maksimal pihaknya tidak bisa melakukan penindakkan karena bukan ranahnya.
“Kami hanya melakukan perbaikan jika terjadi kerusakan. Kalau pengawasan hanya mengawasi kualitas jembatan dengan memperingatkan melalui rambu larangan melintas bagi kendaraan dengan berat berlebih,” ungkapnya.
(dia/hab/matakalteng.com)





















Discussion about this post