SAMPIT – Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor melaksanakan kerja bakti bakti bersama warga Kelurahan Ketapang, Sampit. Kegiatan itu dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) yang ke 76.
Kehadiran Bupati di tengah-tengah warga yang sedang melakukan kerja bakti itu pun semakin menambah semangat mereka membersihkan lingkungan, meski matahari pagi telah memberikan rasa panas di tubuh.
“Saya senang sekali masyarakat begitu antusias dalam menyambut HUT RI, kita lihat sendiri bagaimana mereka meluangkan waktu ikut kerja bakti. Dan kebersamaan antar masyarakat di lingkungan ini juga sangat bagus,” ucap Halikin, Minggu, 8 Agustus 2021.
Lanjutnya, kegiatan seperti ini juga sejalan dengan moto Pemkab Kotim, yaitu Habaring Hurung yang artinya kebersamaan dalam rangka membangun daerah.
Kegiatan gotong royong semacam ini dinilai mampu menghilangkan rasa kekhawatiran terhadap pandemi Covid-19 yang selama ini mengancam dan menghantui seluruh masyarakat.
“Ini bisa sekaligus jadi hiburan mereka, supaya tidak terlalu tegang dengan kondisi saat ini, dimana kita masih ditengah pandemi, tentunya dalam hal ini kami terapkan protokol kesehatan terutama masker. Kalau jarak pasti kami jaga, kalau tidak dijaga bahaya karena semua megang senjata tajam untuk menebas,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua RT 041 RW 07 Kelurahan Ketapang, Sukarwan mengatakan kerja bakti merupakan kegiatan rutin yang dilakukan secara berkala di lingkungan mereka. Namun, yang membedakan kerja bakti kali ini tidak hanya sekedar membersihkan area sekitar tapi juga memasang umbul-umbul bertema hari kemerdekaan serta pengecatan disejumlah bangunan pagar.
“Supaya lebih semangat dalam menyambut HUT RI dan biar kelihatan meriah. Walaupun sedang pandemi warga juga harus tetap semangat,” Ujarnya.
Ia menyampaikan semua anggaran pada kegiatan tersebut berasal dan dana kas mereka di RT setempat. Dalam kegiatan ini pihaknya dan para warga telah berusaha tetap mematuhi protokol kesehatan untuk menghindari penularan Covid-19. Ia pun berharap pandemi saat ini agar cepat berlalu agar tidak ada batasan-batasan bagi mereka yang ingin merayakan HUT RI dengan lebih meriah.
“Semoga cepat berlalu lah, soalnya terasa sekali perbedaannya. Kalau dulu bisa lebih meriah, sekarang ga bisa karena takut penularan virus,” tutupnya.
(dev/hab/matakalteng.com)





















Discussion about this post