SAMPIT – Tingginya kasus pasien Covid-19 di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) membuat permintaan isi ulang oksigen di rumah sakit setempat meningkat. Untuk mengantisipasi kekurangan oksigen, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotim membeli alat oksigen ekstraktor.
“Untuk mengantisipasi itu, kemarin kami sudah pesan oksigen ekstraktor,” kata Bupati Halikinnor, Kamis, 5 Agustus 2021.
Alat tersebut dinilai dapat membantu lantaran bisa mengubah oksigen bebas di udara menjadi oksigen lebih murni yang diperlukan oleh pasien terutama pasien Covid-19 yang bergejala sedang.
Pemkab Kotim berencana akan membeli sebanyak 50 unit, namun untuk tahap awal hanya 20 unit dan segera datang.
“Alat itu nantinya hanya digunakan bagi pasien yang bergejala sedang saja, kalau yang berat tetap menggunakan oksigen tabung,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Perekaman Medik RSUD dr Murjani Sampit, dr Ari Wijayanto mengatakan, alat tersebut sangat membantu, pasalnya tabung oksigen yang ada di rumah sakit setempat sangat terbatas.
“Sekarang kritis sekali, untuk hari ini saja sisa oksigen ada 19 tabung, kemudian ada yang mengantar dari Kabupaten Pangkalan Bun 20 tabung,” jelasnya.
Disebutnya, untuk RSUD dr Murjani Sampit kebutuhan oksigen setiap harinya adalah 160 tabung. Sedangkan pasokan dari produksi oksigen tidak mencapai jumlah itu.
“Jadi untungnya selama ini pasien berinisiatif mencari tabung sendiri. Kami juga telah membuat surat pemberitahuan kepada keluarga pasien,” tutupnya.
(dev/hab/matakalteng.com)





















Discussion about this post