Kasus Covid-19 di Kotim Meningkat, Bupati, Kapolres Hingga Dandim Turun Kelapangan

SAMPIT – Angka kasus Covid-19 terus mengalami peningkatan di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Hal ini membuat Bupati, Kapolres hingga  Dandim 1015 Sampit turun ke lapangan memantau kedisiplinan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan (Prokes).

“Jadi malam ini kita melakukan pemantauan seperti cafe dan warung yang buka malam hari dan tadi petugas terbagi menjadi dua tim, dimana tim kita mengunjungi 4 titik,” ujar Bupati Kotim H Halikinnor, Sabtu 26 Juni 2021.

Baca juga berita lainnya

Dari pantauan 4 titik itu, terdapat satu warung atau angkringan yang pengunjungnya tidak menerapkan protokol kesehatan seperti tidak mengenakan masker. Mereka pun langsung ditegur dan diberi masker oleh Bupati Kotim. 

“Kita melihat tingkat disiplin masyarakat terhadap Prokes, dari empat titik itu kita menemukan satu titik yang terdapat pengunjungnya tidak mengenakan masker yaitu warga kita dari Baamang,” ucapnya.

Namun dirinya menegaskan bahwa 

penggunaan masker hampir semuanya mengenakan hanya saja penerapan jaga jarak belum dilakukan. Sehingga pihaknya meminta kepada pemilik cafe maupun warung untuk mengatur tempat duduk dan juga jumlah pengunjung agar penerapan jaga jarak dapat dilakukan. 

“Ini tadi kita mengedukasi bahwa jam 22.00 WIB bubar, sedangkan yang jualan  masih bisa boleh buka lewat jam itu tapi hanya melayani untuk dibawa pulang. Jadi Alhamdulillah tingkat disiplin masyarakat menggunakan masker cukup baik tapi ini pun tidak menjamin, sebaiknya kalau tidak penting tidak usah keluar rumah itu yang lebih baik. Walaupun keluar rumah menggunakan masker itu masih rentan terpapar Covid-19. Karena saat ini terjadi peningkatan signifikan yang terpapar.

Sementara Kapolres Kotim AKBP Abdoel Harris Jakin yang juga turut dalam kegiatan tersebut mengatakan imbauan ini untuk mengedukasi masyarakat agar tidak lengah  terhadap Prokes. 

“Kita tidak boleh abai dan lengah, jangan sampai Kotim seperti Jakarta, terus terjadi peningkatann,” katanya. Disampaikannya juga, bahwa dirinya akan memantau terus secara diam-diam kedisiplinan masyarakat, jika kedapatan yang tidak menerapkan prokes akan langsung diberi teguran. 

“Masyarakat yang tidak menggunakan masker akan ditegur. Sambil berjalan kita akan lakukan pengawasan terselubung entah itu tengah malam maupun dini hari untuk melihat keadaan Kota Sampit. Ini adalah upaya kita untuk mencegah terjadinya peningkatan Covid-19  di Kotim, sehingga saya berharap masyarakat memahami dan mematuhi aturan itu,” tutupnya.

(dev/matakalteng.com) 

ad-space

Berita Terkait