PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kalteng bekerjasama dengan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kalteng menggelar Pojok Dekranasda Festival Kuliner, bertempat di Central Borneo Souvenir Dekranasda di Jl. Imam Bonjol Nomor 21 Palangka Raya.
Pojok Dekranasda ini diadakan dalam rangka mendukung recovery economy di tengah pandemi Covid-19, salah satunya dengan memberikan ruang dan fasilitas kepada IKM dan UKM Kalteng untuk tetap memasarkan dan mempromosikan produknya.
“Dalam rangka memulihkan perekonomian khususnya Industri Kecil Menengah di Kalteng umumnya dan Kota Palangka khususnya yang terdampak pandemi Covid-19 jadi Pemprov Kalteng dalam hal ini Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kalteng bersama Dekranasda Kalteng memfasilitasi UMKM untuk bisa beroperasi lagi, bisa bangkit lagi, bisa berproduksi lagi dan bisa menjual produk-produknya kembali,” tutur Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kalteng Aster Bonawaty, Sabtu 26 Juni 2021.
Aster Bonawaty juga menambahkan Pojok Dekranasda dibuka setiap hari Jumat dan Sabtu malam. Dia juga mengungkapkan, Festival kuliner ini akan terus dikembangkan dan dipromosikan.
“Tidak menutup kemungkinan kalau ternyata berjalan baik dan bisa mengembalikan roda perekonomian mereka, bisa nanti tidak hanya hari Jumat dan Sabtu, tapi dari hari Senin sampai Sabtu Minggu. Kita lihat perkembangannya, karena kita masih terbatas dengan Prokes yang harus dijalani. Kalau anime masyarakat positif kita akan terus menyediakan fasilitasnya dan menambah fasilitasnya,” ungkap Aster.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kalteng juga mengajak seluruh masyarakat Kalteng untuk mengunjungi cafe Dekranasda di Jalan Imam Bonjol untuk menikmati kuliner khas Kalteng, selain itu juga kuliner lainnya yang dikelola oleh IKM di Palangka Raya.
Suasana pojok Dekranasda terasa meriah diisi dengan penampilan dari artis dan musisi Kota Cantik Palangka Raya dengan tetap menerapkan protokol kesehatan dengan ketat.
(vi/matakalteng.com)






















Discussion about this post