SAMPIT – Beberapa waktu lalu beredar informasi terkait adanya kasus penculikan anak. Mendapati hal ini, Polres Kotawaringin Timur (Kotim) pun langsung bergerak untuk memastikan kebenarannya. Alhasil diperoleh jika informasi tersebut tidak benar adanya atau Hoax.
“Tidak ada kasus penculikan anak. Kami sudah menyelidiki hal ini dan berkoordinasi dengan Polres Seruyan. Di sana pun tidak ada kejadian ini,” kata Kapolres Kotim AKBP Mohammad Rommel, Kamis 16 Januari 2020.
Hoax berisi tentang adanya penculikan anak tersebut disebarkan dijejaring media sosial melalui akun facebook dengan nama Soejyadie. Di postingannya tertulis ‘Tolong untuk pihak berwajib, tolong tangkap orang yang meresahkan dan sering menteror masyarakat khususnya di Kecamatan Seruyan Tengah. Kemaren malam 25 Desember 2019, hampir terjadi penculikan terhadap anak, ini bukan berita hoax ini benar adanya,’.
“Informasi yang disebarkan itu adalah informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Pelaku nya sudah mengklarifikasi permasalahan ini. Dia meminta maaf kepada semua pihak yang dirugikan oleh aktivitas nya di media sosial,” sebut Kapolres Kotim.
Pelaku bernama Suryadi warga Desa Derawa, Kecamatan Seruyan Tengah, Kabupaten Seruyan. Dia dibawa ke Mapolsek Seruyan Tengah untuk diberikan pembinaan, mengklarifikasi informasi tersebut dan membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatan nya itu.
(shb/matakalteng.com)




















Discussion about this post