Enam Hari, Ratusan Pengendara Terjaring Razia

SAMPIT – Hampir ratusan pengemudi kendaraan bermotor di kota Sampit terjaring Operasi Patuh Telabang 2019 yang dlaksanakan oleh Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kotawaringin Timur (Kotim).

“Mulai dari tanggal 29 Agustus hingga tanggal 3 September 2019 sudah ada 576 pengendara yang terjaring razia dalam sandi Ops Patuh Telabang tahun ini, baik itu pengendara kendaraan roda dua maupun kendaraan roda empat,” kata Kasatlantas AKP Yudha Setiawan mewakili Kapolres Kotim AKBP Mohammad Rommel, Rabu, 4 September 2019.

Baca juga berita lainnya

Sasaran prioritas penindakan pelanggaran pada operasi ini ada enam. Pertama, pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm standar, pengemudi mobil, pikap, truk dan lainnya yang tidak menggunakan sabuk pengaman, pengendara dibawah umur, kendaraan bermotor yang menggunakan strobo/rotator/sirine, pengendara yang membawa muatan berlebih (over load), dan pengendara yang melanggar APIL (Alat Pemberi Isyarat Lampu Lalu Lintas).

“Pengendara sepeda motor kebanyakan melakukan pelanggaran tidak menggunakan helm. Sementara pelanggaran yang dilakukan oleh pengendara mobil, pikap maupun truk adalah tidak menggunakan sabuk pengaman,” jelas Kasatlantas Polres Kotim.

Dengan dilaksanakannya operasi patuh tahun ini diharapkan dapat menekan jumlah korban fatalitas kecelakaan lalu lintas dan mencegah terjadinya kemacetan serta terwujudnya keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran berlalu lintas.

“Mari patuhi segala aturan saat berkendara. Kami melakukan penindakkan tegas karena kami peduli kepada para pengendara. Pelanggaran aturan berlalu lintas merupakan awal dari kecelakaan. Jadilah pelopor utama keselamatan berlalu lintas. Keselamatan untuk kemanusiaan,” imbau polisi berpangkat tiga balok emas ini.

(shb/matakalteng.com)

ad-space

Berita Terkait

Next Post

Discussion about this post

Banner

PILIHAN EDITOR