PANGKALAN BUN – Ribuan penonton memadati sepanjang jalan Pangeran Antasari, Kecamatan Arut Selatan, untuk menyaksikan pawai nasi adab dalam rangka HUT Kotawaringin Barat ke-66, Selasa 14 Oktober 2025. Pawai budaya tahunan ini secara resmi dilepas oleh Bupati Hj. Nurhidayah, dari halaman Rumah Jabatan Bupati di Pangkalan Bun.
Dengan semangat kebersamaan dan penuh keceriaan, para peserta yang terdiri dari pelajar, perangkat daerah, perbankan, BUMN dan BUMD, organisasi masyarakat, hingga kelompok masyarakat umum berjalan menyusuri Jalan Pangeran Antasari, melewati Balai Sembaga Mas, dan berakhir di Lapangan Tarmili Kelurahan Raja.
Sepanjang rute pawai, para peserta menampilkan berbagai kreasi budaya terbaik mereka. Unsur-unsur budaya yang ditampilkan meliputi pakaian adat dari berbagai daerah, dekorasi tradisional, serta beragam kreasi hiasan pada nasi adab, hiasan kembang serai, dan ornamen khas lokal.
Selain itu, berbagai tari-tarian dan pertunjukan budaya turut memeriahkan jalannya pawai yang menjadi salah satu ikon budaya Kabupaten Kobar.
Bupati Hj. Nurhidayah menyampaikan apresiasinya terhadap antusiasme masyarakat dalam menjaga dan melestarikan nilai-nilai budaya daerah melalui kegiatan Pawai Nasi Adab. Menurutnya, kegiatan ini bukan hanya ajang hiburan, tetapi juga bentuk rasa syukur dan simbol kebersamaan masyarakat Kobar.
“Pawai Nasi Adab menjadi media pelestarian tradisi dan identitas daerah, melalui kegiatan ini kita tunjukkan semangat gotong royong, rasa syukur, serta cinta terhadap budaya lokal yang menjadi kebanggaan bersama,” ujarnya.
Pawai Nasi Adab setiap tahunnya menjadi magnet tersendiri bagi masyarakat. Selain memperkuat nilai-nilai adat dan kebersamaan, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi budaya bagi generasi muda agar senantiasa mencintai dan menjaga warisan leluhur di tengah arus modernisasi.
(lih/matakalteng)






















Discussion about this post