Tingkatkan PAD, Bapenda Kobar Gencarkan Program  SASAH

PANGKALAN BUN – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) menggencarkan pelaksanaan kegiatan Sambang Desa Pajak Daerah (SASAH). Program strategis tersebut di dorong untuk mendekatkan layanan perpajakan kepada masyarakat.

Desa Makarti Jaya, Kecamatan Arut Selatan, kabupaten setempat, Kamis 26 Juni 2025 mendapat giliran pelayanan pembayaran pajak dari tim SASAH Bapenda. Selain itu kepada masyarakat juga diberikan edukasi tentang perpajakan secara langsung.

Baca juga berita lainnya

Masyarakat yang mendapat pelayanan pembayaran pajak bumi dan bangunan perdesaan dan perkotaan (PBB-P2), menyambut antusias lantaran mereka tidak perlu pergi ke kota.
Sementara itu kepada aparatur desa setempat diberikan sosialisasi tentang berbagai kanal pembayaran pajak langsung.

Kepala Sub Bidang Pengembangan dan Pengelolaan PAD, Badan Pendapatan Daerah Rachma Rinaningtyas mengatakan, saat ini masyarakat memiliki banyak pilihan dalam melakukan pembayaran pajak. “Kanal pembayaran tersebut antara lain melalui Bank Kalteng, Bank Mandiri, Bank BNI, Bank BRI, Bank BCA, layanan Fastpay, gerai Indomaret dan Alfamart, serta layanan dari kantor pos Indonesia,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Bapenda Kobar, M. Nursyah Ikhsan, menegaskan bahwa program SASAH merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan
pajak yang lebih dekat, mudah dijangkau, dan informatif bagi masyarakat di pelosok desa. Program ini juga menjadi wujud pemerataan pelayanan publik hingga ke tingkat desa.

“Melalui SASAH, kami berharap masyarakat semakin sadar pentingnya memenuhi kewajiban perpajakan secara tepat waktu. Pajak yang dibayarkan merupakan salah satu sumber utama pembiayaan pembangunan daerah, yang manfaatnya akan kembali dirasakan oleh masyarakat itu sendiri,” ujarnya.

Lebih dari sekadar layanan pembayaran, kegiatan SASAH juga bertujuan untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap pajak daerah.
Bapenda Kobar optimistis pendekatan
langsung seperti ini dapat mendongkrak
penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD), sekaligus memperkuat fondasi pembangunan yang berkelanjutan dan merata di seluruh wilayah Kabupaten Kotawaringin Barat.

(lih/matakalteng)

ad-space

Berita Terkait

Next Post

Discussion about this post

Banner

PILIHAN EDITOR