KASONGAN – Penjabat (Pj) Bupati Katingan Sutoyo, berharap Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kabupaten Katingan bisa memberikan sumbangan atau pemikiran, saran dan masukan serta tenaganya sebagai kepanjangan tangan pemerintah meneruskan program atau memberikan inovasi baru dalam rangka mencapai kemajuan pembangunan Kabupaten Katingan.
Harapan tersebut disampaikan setelah mengukuhkan/melantik (FPK) Kabupaten Katingan periode 2024-2028, di Gedung Salawah Kasongan, Senin 7 Oktober 2024. Sebagai Ketua Marwan Susanto, dan Sekretaris Maspek J Garang.
“Dengan adanya peran aktif dari forum pembauran kebangsaan ini, tentu dapat andil dalam mengisi peningkatan pembangunan di Bumi Penyang Hinjei Simpei. Maka nantinya efek dari peran aktif dari organisasi ini bisa benar-benar dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat,” jelasnya.
Sehingga dengan demikian, Pj Bupati Katingan ingin organisasi tersebut serius melakukan kegiatan program sosialisasi dan konsolidasi forum pembaharuan kebangsaan dari tingkat Kecamatan, Kelurahan dan Desa. Program ini bisa terkait peningkatan pengetahuan dan pemahaman masyarakat melalui berbagai program pelatihan.
Melalu forum ini bisa menyampaikan saran dan masukan kepada Pimpinan Kepala Daerah dari tingkat Kabupaten, Kecamatan, Kelurahan dan Desa. “Saya atas nama masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Katingan mengucapkan selamat bekerja. Berbuatlah bagaimana kepentingan-kepentingan pembangunan daerah, terutama masalah kerukunan suku, etnis, dan ras di Kabupaten Katingan,” ungkapnya.
Karena dari peran aktif forum ini, juga bisa membantu suksesnya pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 27 November 2024 di tingkat Provinsi maupun Kabupaten agar berjalan aman, damai dan kondusif. Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Katingan, Robby melaporkan FPK ini dibentuk dan di gagas oleh masyarakat kemudian di fasilitasi oleh Pemerintah Daerah melalui Badan Kesbangpol untuk menjadi sebuah forum silaturahmi masyarakat, tokoh adat dan tokoh-tokoh etnis yang ada di Kabupaten Katingan.
Forum yang difasilitasi pemerintah daerah ini adalah dalam rangka membangun sinergitas kebersamaan semua etnis yang ada di Kabupaten Katingan. Karena forum ini sebagai Dewan Pembinanya adalah dari Pemerintah, sementara Pengurus dan anggota dari tokoh adat, tokoh etnis di Kabupaten Katingan.
“Forum ini menjunjung Kebhinekaan Tunggal Ika. Berbeda Adat istiadat, Berbeda Cara Hidup, namun forum ini tidak menghilangkan perbedaan. Tetapi melalui forum ini, perbedaan itu menjadi potensi untuk mempersatukan NKRI sebagai satu-satunya pilihan bangsa ini, untuk terus kedepan, untuk hidup bersama dalam falsafah Huma Betang,” ucapnya.
(anr/matakalteng)






















Discussion about this post