KASONGAN – Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) III tahun anggaran 2019 adalah sangat besar manfaatknya yaitu dalam upaya memenuhi salah satu kebutuhan dasar masyarakat, serta mengubah pola pikir dan perilaku masyarakat terhadap pola hidup bersih dan sehat.
Dan program inipun sudah terpasang di 7 Kecamatan meliputi sebanyak 30 Desa Di Kabupaten Katingan oleh Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kabupaten Katingan.
Demikian disampaikan Ketua Distric Coordinator program Pamsimas Kabupaten Katingan, Wilmose Dayan Sigai melalui Konsultan/ Fasilitator Jonior Masyarakat, Fieky Falindo, pada Jumat 24 Februari 2020 di Kasongan.
“Manfaat dari program Pamsimas ini tidak lain untuk membangunkan sarana dan prasarana air bersih, dalam artian membantu masyarakat dalam penyediaan air bersih yang tidak lagi harus mengunakan MCK di sungai,” jelas Fieky, Jumat 14 Februari 2020.
Kemudian, dengan di bangunnya saran dan prasarana tersebut, air sudah bisa teralirkan langsung ke masyarakat melalui sambungan pipa ke rumah-rumah penduduk. Selain itu, juga ada ada dibangun seperti Keran Umum, Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) di sekolah serta berbagai pelatihan salah satunya ada promosi kesehatan bagi masyarakat dan sekolah.
“Dengan demikian, melalui berbagai pelatihan tentang kesehatan itu juga berguna supaya masyarakat atau siswa didik mengerti akan kebersihan diri untuk cuci tangan pakai sabun, sebelum dan sesudah melakukan aktivitas,” ucapnya.
” Program Pamsimas adalah merupakan program bersama yang melibatkan berbagai stakeholder, yaitu merupakan program bersama yang melibatkan berbagai stakeholder, yaitu Pemerintah Pusat, pemerintah provinsi, kabupaten dan masyarakat, bahkan pemerintah desa,” tambahnya.
(anr/matakalteng.com)






















Discussion about this post