KUALA KAPUAS – Penyerahan Bantuan Atensi Sosial (BAS) program dari Kementerian Sosial RI melalui sentra Budi Luhur Banjarbaru, terhadap 103 warga dari 10 Kecamatan di Kabupaten Kapuas. Kegiatan tersebut dilaksanakan tepatnya dihalaman Kantor Dinsos Jalan Patih Rumbih, Kamis 24 Juli 2025.
Penyerahan Bantuan Atensi Sosial (BAS) ini dihadiri oleh Bambang Tri Hartono Kepala Sentra Budi Luhur Banjar Baru, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas H Dr Suwarno Muryat, Kepala P-3APPKB dr Tri Setya Utami, Camat dan Lurah.
Dalam sambutannya Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kapuas Yan Marto, mengatakan sesuai dengan keputusan Menteri Sosial nomor 262/HUK/2022 tentang kriteria fakir miskin, sasarannya adalah masyarakat pemerlu atensi sosial (PAS).
“Dari 103 orang penerima BAS yang berasal dari 10 Kecamatan di Kabupaten Kapuas, untuk kategori anak berjumlah 55 orang dan lansia 44 orang serta penyandang disabilitas 4 orang,” ungkap Yan Marto Kadinso Kapuas.
Dijelaskan Kadinsos Kapuas, bantuan yang disalurkan Kepada 103 warga itu berupa, perlengkapan kebersihan diri, perlengkapan ibadah, perlengkapan dapur, perlengkapan kamar dan alat bantu serta kebutuhan dasar juga nutrisi.
“Bantuan diberikan telah melalui tahap assesmen dan pengusulan bantuan oleh petugas Dinas Sosial dan pendamping rehabilitasi sosial dan persetujuan oleh pihak sentra Budi Luhur Banjarbaru,” jelas Yan Marto.
Bupati Kapuas H.M. Wiyatno dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Asisten lll Setda, Ferry Noah mengucapkan terima kasih pada Kementerian Sosial RI, yang sudah membantu masyarakat melalui program BAS.
Pemerintah Kabupaten Kapuas berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati yang tertuang dalam rancangan pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) 2025-2029 yang sedang berproses.
Asisten III Setda Kabupaten Kapuas Ferry Noah, meminta kepada seluruh jajaran Dinas Sosial Kabupaten Kapuas, agar dapat bekerja lebih keras untuk meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat dengan melakukan terobosan dan inovasi. “Saya meminta kepada Dinsos untuk dapat mempersiapkan pusat pelayanan masyarakat sejahtera (Pusamas) sebagai wadah untuk melayani masyarakat,” Pungkas Asisten III Setda Kapuas.
(angga/matakalteng)






















Discussion about this post