KUALA KAPUAS – Guna menghadapi tugas mendatang sekaligus mengasah kemampuan prajurit secara perorangan maupun kelompok, Prajurit Kodim 1011/KLK mendapatkan, berupa materi dan praktek bela diri taktis.
Praktek bela diri taktis bagi personel prajurit Kodim 1011/KLK ini langsung dari Pencipta Beladiri Taktis, Eka Aris Suhartanto asal Yogyakarta dilaksanakan di Aula Bambang Kristanto Bawono Makodim 1011/Klk pada Jumat 24 Mei 2024 lalu.
“Kegiatan beladiri militer taktis diawali dengan apel pagi dan dilanjutkan pemanasan untuk menghindari terjadinya cidera pada saat pelaksanaan. Gerakan dasar yang dilatihkan meliputi pukulan, tendangan dan tangkisan serta dilanjutkan gerakan kombinasi dengan tujuan untuk melatih keberanian dan meningkatkan mental prajurit,” ungkap Letkol Inf Khusnun Dwi Putranto pada media ini, Senin 27 Mei 2024.

Dandim Kapuas menambahkan, pelatihan beladiri taktis tersebut guna menambah pengetahuan dan kemampuan prajurit dalam mengemban tugas pokok. Selain itu bertujuan membentengi diri dan meningkatkan kepercayaan diri prajurit melalui kemampuan beladiri yang nantinya dapat digunakan sewaktu-waktu dalam kondisi terdesak.
“Jadi, beladiri taktis ini berbeda dengan beladiri lainnya. Sebab beladiri ini selalu melatih anggotanya mempersenjatai diri dengan benda apapun. Selain itu beladiri ini juga guna meningkatkan reflek para prajurit sehingga dapat menyelamatkan diri dan menyerang balik dengan teknik yang tepat. Beladiri ini tidak ada hapalan, prajurit dilatih dengan metode penguasaan cepat sehingga beragam teknik muncul secara spontan dan aplikatif,” tuturnya.
Pembekalan beladiri taktis tersebut sambung Dandim Kapuas, adalah syarat mutlak yang wajib dikuasai seluruh prajurit untuk meningkatkan kepercayaan diri prajurit guna memiliki kemampuan sebagai petarung yang tangguh dalam mendukung tugas.
“Beladiri militer taktis ini dapat dijadikan bekal apabila terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan, karena aparat TNI dalam menyelesaikan suatu permasalahan mengutamakan pendekatan persuasif bukan dengan kekerasan. Selain membela diri sendiri, beladiri taktis ini juga berguna untuk membela atau melindungi keluarga, maupun masyarakat, serta apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan yang bersifat melanggar hukum.
Disebutkan Letkol Inf Khusnun Dwi Putranto, setelah mengikuti pelatihan selama dua hari tersebut, para personel prajurit juga langsung melakukan sparing antar prajurit dan sekenario ganguan-nganguan yang terjadi dalam tugas mereka.
“Selama proses latihan para peserta menunjukan semangat dan antusias yang tinggi karna latihan dikemas menarik dan menyenangkan, peserta menguasai berbagai macam taktik dan teknik dalam waktu dua hari. Semoga dengan digelarnya pelatihan ini nantinya personel Kodim 1011/KLK lebih siap dalam melaksanakan tugas di lapangan,” harapnya.
(angga/matakalteng)






















Discussion about this post